Batam

Pedagang Hewan Kurban Wajib Daftar ISIKHNAS, DKPP Batam: Demi Keamanan Konsumen

Telegrapnews.com, Batam – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha yang ingin memasukkan hewan kurban ke Batam wajib memiliki akun di aplikasi lintas.isikhnas.pertanian.go.id.

Akun tersebut menjadi syarat utama dalam pengajuan izin pemasukan hewan kurban sebagai bagian dari sistem pengawasan nasional.

Kepala DKPP Batam, Mardanis, menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi ISIKHNAS (Informasi Sistem Kesehatan Hewan Nasional) merupakan prosedur resmi yang berlaku secara nasional dan dirancang untuk mengendalikan lalu lintas hewan dengan lebih efektif dan transparan.

“Pelaku usaha diwajibkan memiliki akun untuk mengakses dan mengajukan permohonan melalui aplikasi itu. Ini sudah menjadi prosedur yang berlaku secara nasional,” tegas Mardanis, Selasa (22/4/2025).

Ia menambahkan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk ke Batam wajib berada dalam kondisi sehat dan telah divaksin, khususnya vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK). Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat untuk menjamin keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

“Hewan kurban yang masuk ke Batam wajib vaksin dan dinyatakan sehat. Ini sudah menjadi ketentuan,” ujarnya.

Setibanya di Batam, hewan kurban juga akan diperiksa kembali oleh petugas DKPP guna mendeteksi penyakit menular seperti PMK, LSD (Lumpy Skin Disease), brucellosis, anthrax, serta Jembrana untuk sapi Bali.

Syarat pengajuan izin pemasukan hewan kurban meliputi:

  1. Bukti vaksin PMK dosis kedua
  2. Hasil uji laboratorium PMK
  3. Uji LSD
  4. Uji brucellosis
  5. Uji anthrax
  6. Uji Jembrana (untuk sapi Bali)

Ketersediaan Sapi di Batam

Berdasarkan data DKPP Batam, jumlah sapi yang saat ini tersedia di Batam mencapai 2.490 ekor, sedangkan kambing sebanyak 3.596 ekor. Untuk memenuhi kebutuhan kurban tahun ini, diperkirakan Batam membutuhkan 3.500 hingga 4.000 ekor sapi dan 6.000 ekor kambing.

Salah satu pedagang sapi di Batam, Rahmad, menyambut baik kebijakan ini dan mengaku sudah memiliki akun ISIKHNAS. Menurutnya, meskipun pada awalnya sistem ini terasa membingungkan, kini jauh lebih praktis dan transparan.

“Saya sudah punya akun ini. Memang awalnya bingung, tapi sekarang lebih mudah karena semua dokumen bisa dipantau langsung lewat aplikasi,” ujar Rahmad.

Ia juga mendukung pemeriksaan berlapis dari DKPP karena meningkatkan kepercayaan konsumen. “Kalau hewannya sehat, pembeli juga lebih percaya. Ini baik buat pedagang seperti kami,” tambahnya.

Dengan sistem ini, DKPP Batam berharap seluruh proses pemasukan hewan kurban berjalan lancar, aman, dan bebas dari penyakit hewan menular.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

8 jam ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

17 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

18 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

2 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

2 hari ago