Headline

Pemprov Kepri Turun Kelas di Anugerah KIP 2024, Raih Predikat Kurang Informatif

Telegrapnews.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengalami penurunan drastis dalam penilaian Keterbukaan Informasi Publik tahun 2024. Pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang digelar Komisi Informasi (KI) Pusat pada Selasa (17/12/2024) malam, Pemprov Kepri gagal mempertahankan posisi tiga besar badan publik pemerintah provinsi informatif seperti tahun sebelumnya.

Tahun ini, posisi tiga besar ditempati oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (nilai 98,52), Aceh (98,31), dan DKI Jakarta (98,24).

Sementara itu, nilai Pemprov Kepri anjlok menjadi 58, menempatkannya dalam kategori badan publik “kurang informatif.” Tahun lalu, Pemprov Kepri berada di peringkat tiga nasional dengan nilai 96,05 dan status sebagai badan publik “informatif.”

Baca juga: Bakamla RI Amankan Transaksi BBM Ilegal di Perairan Teluk Jodoh Batam, Dua Kapal Diamankan

Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro, mengungkapkan keprihatinannya atas masih banyaknya badan publik (BP) yang berstatus “kurang informatif” dan “tidak informatif.” Ia menegaskan, badan publik dengan status rendah tersebut akan dilaporkan kepada Presiden RI dan DPR RI.

“Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa kesadaran akan pentingnya Keterbukaan Informasi Publik belum merata di seluruh badan publik, meskipun UU Nomor 14 Tahun 2008 sudah berlaku lebih dari satu dekade,” ujar Donny dalam keterangan tertulis diterima redaksi telegrapnews, Rabu (18/12).

Ia menjelaskan bahwa masalah utama dari BP yang kurang atau tidak informatif adalah kurangnya komitmen pimpinan terhadap implementasi keterbukaan informasi. Selain itu, tata kelola kelembagaan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) yang lemah juga menjadi faktor signifikan.

Baca juga: Berkas Kasus Judi Online Apartemen Aston Belum Diterima, Kejati Kepri Tunggu Langkah Polda Kepri

Meski demikian, Donny memberikan apresiasi terhadap peningkatan jumlah badan publik yang masuk kategori “informatif.” Pada tahun ini, jumlahnya meningkat dari 139 pada 2023 menjadi 162.

“Semoga badan publik yang informatif ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Penghargaan Khusus

Pada Anugerah KIP  2024 tersebut, penghargaan khusus Arkaya Wiwarta Prajanugraha diberikan kepada tiga badan publik terbaik, yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Universitas Negeri Malang (UM), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), atas dedikasi mereka dalam transparansi informasi.

Dengan adanya penurunan ini, Pemprov Kepri diharapkan melakukan pembenahan tata kelola informasi publik dan menunjukkan komitmen yang lebih baik dalam mendorong transparansi demi memenuhi hak masyarakat akan informasi.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Nasional

Jelang Lebaran, Harga Emas Kompak Turun

Ilustrasi emas. f istimewa TelegrapNews.com - Harga emas batangan yang dikutip dari laman resmi Sahabat…

4 jam ago
  • Ekonomi

BP Batam Dukung Pelepasan Ekspor Timah Solder, Tegaskan Momentum Hilirisasi Batam

Pelepasan ekspor timah solder. f Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mendorong dan mendukung…

5 jam ago
  • News Update

Polandia Segera Larang Anak Sekolah Gunakan Ponsel, Indonesia Kapan?

Ilustrasi anak gunakan Ponsel. F. Istimewa TelegrapNews.com - Penggunaan telepon seluler akan dilarang di sekolah-sekolah…

1 hari ago
  • News Update

Operasi Ketupat Seligi: Waspada Potensi Tinggi Gelombang dan Pemudik Diharapkan Cek Jadwal Keberangkatan

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H. F. Istimewa…

1 hari ago
  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

2 hari ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

2 hari ago