Batam

Pengurusan Paspor Biasa di Imigrasi Batam Penuh hingga Desember, Warga Didorong Beralih ke Paspor Elektronik

Telegrapnews.com, Batam – Kuota pembuatan paspor biasa di Kantor Imigrasi Batam telah penuh hingga akhir Desember 2024. Masyarakat yang ingin membuat paspor kini didorong untuk beralih ke paspor elektronik, yang kuotanya masih tersedia hampir setiap hari.

Ketersediaan ini bisa dilihat melalui aplikasi M-Paspor. Sementara kuota untuk Januari 2025 belum dibuka.

Proses pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Batam dilakukan melalui aplikasi M-Paspor, di mana pemohon harus mengambil nomor antrean dan memilih jadwal pengurusan.

Baca juga: Pjs Wali Kota Batam Andi Agung Imbau Masyarakat Belakang Padang Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024

Hingga saat ini, tidak ada lagi kuota paspor biasa untuk bulan Desember, sementara untuk paspor elektronik masih tersedia setiap hari.

Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, membenarkan bahwa kuota paspor biasa telah penuh hingga akhir tahun.

“Ya, kuota pengurusan paspor biasa sudah penuh,” katanya.

Menurut Kharisma, warga Batam lebih memilih paspor biasa dibandingkan paspor elektronik, berbeda dengan masyarakat di daerah lain seperti Jakarta.

Baca juga: Program Jaksa Masuk Sekolah Kejati Kepri Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar di Bintan

“Uniknya di Batam, masyarakat lebih banyak memilih paspor biasa. Mungkin karena destinasi mereka lebih banyak ke Malaysia dan Singapura,” jelasnya seperti dikutip tempo, Selasa (12/11/2024).

Kharisma juga menambahkan, saat ini Kantor Imigrasi Batam membatasi kuota harian menjadi 200 nomor antrean, dengan rincian 160 untuk paspor elektronik dan 40 untuk paspor biasa. Kebijakan ini adalah arahan dari Direktorat Imigrasi yang ingin meningkatkan penggunaan paspor elektronik.

“Paspor elektronik lebih canggih dan aman dari penyalahgunaan, dan pengurusan visa juga lebih mudah dengan paspor ini,” ujar Kharisma.

Dia berharap masyarakat dapat mempertimbangkan untuk beralih ke paspor elektronik demi kelancaran proses perjalanan mereka ke luar negeri.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

13 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

1 hari ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

1 hari ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

2 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago