More

    Perayaan Jumat Agung di Kepri Aman dan Kondusif

    Petugas kepolisian memeriksa tempat ibadah sebelum perayaan Jumat Agung digelar. f. istimewa

    TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau memastikan pelaksanaan ibadah peringatan Wafat Yesus Kristus 2026 di Kota Batam berlangsung aman dan khidmat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sterilisasi dan pengamanan intensif di sejumlah gereja prioritas, Jumat (3/4/2026).

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.45 WIB tersebut melibatkan personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kepri, personel pengamanan objek vital, serta personel lalu lintas yang ditempatkan di titik-titik strategis.

    Untuk di Kota Batam sendiri, adapun gereja yang menjadi fokus sterilisasi dan pengamanan meliputi Gereja Imanuel Batu Ampar, Gereja HKBP Lubuk Baja, Gereja HKBP Mahanaim Batu Aji, Gereja GBI Gedung Tabgha Batam Center, serta Gereja Santo Damian Bengkong.

    BACA JUGA:  Kepulauan Riau Catat Tingkat Pengangguran Tertinggi di Sumatera, Sumbar Turun Tipis

    Pengamanan dilakukan secara terpadu melalui patroli dialogis di sekitar area gereja dan wilayah rawan, serta koordinasi aktif dengan pengurus gereja guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.

    Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sterilisasi merupakan prosedur standar dalam pengamanan hari besar keagamaan.

    “Personel Jibom dari Detasemen Gegana melaksanakan penyisiran secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar gereja, dengan menggunakan peralatan khusus serta kendaraan taktis untuk memastikan lokasi ibadah benar-benar aman dari potensi ancaman,” ujarnya.

    BACA JUGA:  Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 2.020 Telur Penyu ke Singapura, Nilainya Tembus Rp60 Juta!

    Di sisi lain, personel Satlantas ditempatkan pada titik-titik krusial guna mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, mencegah potensi kemacetan, serta memberikan bantuan kepada jemaat, khususnya lansia dan anak-anak, saat menyeberang menuju lokasi ibadah. Selain itu, patroli dialogis dilaksanakan secara intensif dengan melibatkan pengamanan internal gereja sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan juga mengedepankan pendekatan humanis, yang diwujudkan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri.

    Berdasarkan hasil pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan sterilisasi dan pengamanan berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya benda mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak maupun ancaman lainnya.

    BACA JUGA:  Memperingati May Day 2025, Polda Kepri Tanam 1.000 Pohon Mangrove untuk Lingkungan dan Solidaritas Sosial!

    “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui langkah preventif dan pelayanan humanis. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.

    Terakhir Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan agar dapat menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(*)

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini