Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan ini mempekerjakan ribuan tenaga kerja. F istimewa

TelegrapNews.com – PT ESUN Batam membantah keras pemberitaan yang menyebut ratusan kontainer milik perusahaan tersebut diduga mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sehingga menimbulkan kebuntuan penanganan di Pelabuhan Batu Ampar.

Biro hukum PT ESUN Batam, Andre, menegaskan bahwa seluruh kontainer yang saat ini tertahan merupakan bahan baku dan material produksi yang sah ada izinnya serta bukan kategori limbah B3 sebagaimana yang ramai diberitakan.

Petugas Keamanan melakukan pemeriksaan terhadap karyawan PT Esun. F. Istimewa

“Perlu kami luruskan, kontainer-kontainer tersebut belum ada keputusan yg menyatakan limbah B3 yg mencemari lingkungan. Itu adalah bahan baku yg memiliki nilai ekonomi. Isu yang berkembang telah menimbulkan kesalahpahaman di publik,” ujar Andre dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026)

Menurutnya, proses klarifikasi dan verifikasi lanjutan saat ini tengah berjalan dengan melibatkan otoritas terkait, apapun keputusannya kami patuh hukum.

Karyawan PT Esun saat jam istirahat. F. Istimewa

Andre juga menegaskan bahwa Badan Pengusahaan (BP) Batam telah mengambil peran aktif dalam menyelesaikan persoalan penumpukan kontainer di Pelabuhan Batu Ampar.

BP Batam, kata dia, telah menginisiasi rapat koordinasi bersama perusahaan pelaku usaha serta pihak shipping untuk mencari solusi komprehensif.

“BP Batam siap menyelesaikan persoalan penumpukan lebih dari 800 kontainer di Pelabuhan Batu Ampar (dari 3 pt). Rapat koordinasi sudah dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif, profesional, dan tidak merugikan dunia usaha,” kata Andre.

Karyawan PT Esun tertawa dan bercanda saat jam istirahat. f Istimewa

Ia menambahkan, keterlambatan penanganan kontainer berdampak langsung terhadap operasional perusahaan, termasuk terhambatnya proses produksi dan dirumahkannya ribuan tenaga kerja.

Oleh karena itu, PT ESUN Batam berharap ada keputusan yang adil dan berbasis data.

“Jika seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan, kami yakin tidak ada pelanggaran. Yang kami dorong adalah kepastian hukum agar aktivitas industri dan iklim investasi di Batam tidak terganggu,” tegasnya.

Andre juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi ke publik, mengingat isu limbah B3 memiliki implikasi serius terhadap reputasi perusahaan dan kepercayaan investor.

“Kami menghormati kewenangan pemerintah dan aparat, namun kami juga meminta agar fakta disampaikan secara utuh dan berimbang,” pungkas Andre. (*)

Share

Recent Posts

  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

43 menit ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

2 jam ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

10 jam ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

2 hari ago
  • Batam

Kepala BP Batam Temui Warga Rempang Galang, Paparkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih

TelegrapNews.com - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan…

2 hari ago
  • Batam

Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

KADIN Batam dan KADIN provinsi Kepri saat berkunjung ke BP Batam, Selasa (27/1/2026). f Itsimewa…

2 hari ago