More

    PT MIG, Pemilik Lahan di Setokok Diduga Berhubungan dengan Jaringan Planet Group

    Bentrokan dua kelompok kasus engketa lahan di Setokok Senin 14 September 2026 lalu. F. Istimewa

    TelegrapNews.com – Masih melekat di ingatan kita bentrokan dua kelompok yang mengakibatkan dua korban tewas di Setokok pada 14 September lalu. Perebutan lahan lahan seluas 77,8 hektar. Ternyata lahan tersebut sudah dialokasikan oleh Badan Pengusahaan Batam kepada PT MIG Perkasa Industri.

    Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian kepada media mengatakan PT MIG mengajukan permohonan alokasi lahan tersebut melalui Land Management System (LMS) pada Juni 2026.

    Konflik tersebut menyisakan duka tidak hanya kepada keluarga korban, tetapi juga bagi Kota Batam secara keseluruhan. Di tengah persoalan yang masih memanas tersebut, TelegrapNews.com melakukan penelusuran terhadap sejumlah dokumen kepemilikan lahan tersebut. Termasuk juga struktur perusahaan di PT MIG.

    BACA JUGA:  Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan Lewat Penguatan Budaya Literasi

    Dari hasil penelusuran diketahui bahwa nama-nama di struktur perusahaan PT MIG Perkasa Industri beririsan dengan sejumlah perusahaan yang ada hubungannya dengan grup Planet.

    Ada Nama Helli Saputra Masuk Sebagai Pengurus dan Pemegang Saham

    Dari penelusuran TelegrapNews.com muncul nama Helli Saputra dalam kepengurusan dan pemegang saham. Di dokumen tersebut, ia menjabat sebagai direktur. Informasi yang diterima, Helli adalah anak dari Karto, pemilik Planet Holiday Hotel.

    Helli disebut tercatat dalam struktur perseroan melalui PT Putera Global Jaya (PGJ), pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut, dengan total 50 lembar saham. Sementara itu muncul nama lain yakni David Tantri yang tercatat memiliki 25 lembar saham di PT MIG. Pun nama lainnya, Eko Saputro Wijaya juga memiliki saham 25 lembar. Sementara nama lainnya di PT MIG adalah Wagiman dengan jabatan komisaris.

    BACA JUGA:  PWI Batam Geram! Kehadiran Deputi BP Batam di Konferkot Ilegal Dipertanyakan

    Untuk diketahui di perusahaan PT PGJ ini, Helli Saputra dan Wagiman (keduanya masuk di struktur PT MIG, red) tercatat memiliki 250 lembar saham dengan nilai Rp 250 juta.

    Berdasarkan informasi, Helli dan David disebut memiliki hubungan saudara yang masih dari trah Karto. Dan perlu diketahui PT PGJ tercatat beralamat di Planet Holiday Hotel (PHH) Lantai 3, Jalan Raja Ali Haji, Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam.

    BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Pelita Dukung Kegiatan Market Day di SMP Al Azhar Batam

    Nama Helli dan Yuwanky Muncul Bersama di PT UJKM

    Nama Helli tercatat di sejumlah perusahaan. Bahkan nama tersebut muncul bersama dengan Yuwanky di PT Usaha Jaya Karya Makmur (UJKM). Di perusahaan tersebut Helli tercatat memiliki 6.000 lembar saham, sementara Yuwanky tercatat memiliki 24.000 lembar saham.

    PT UJKM diketahui berkaitan dengan pembangunan dan pengelolaan Pasar Induk Kota Batam. Proses lelang proyek tersebut sebelumnya menjadi sorotan karena pada salah satu tahapan proses lelang hanya terdapat satu peserta.

    Dalam struktur PT UJKM, Helli tercatat memiliki 6.000 lembar saham, sementara Yuwanky tercatat memiliki 24.000 lembar saham.(*)

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini