Hukum Kriminal

Putusan Banding Berubah Drastis, Polisi Penggelap Barang Bukti Narkoba di Batam Dihukum Mati

Telegrapnews.com, Batam – Putusan mengejutkan datang dari Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau (PT Kepri). Dalam sidang banding yang digelar Senin (4/8/2025), majelis hakim resmi mengubah vonis seumur hidup menjadi hukuman mati terhadap mantan Kanit I Satresnarkoba Polresta Barelang, Shigit Sarwo Edhi, yang terlibat dalam kasus besar penggelapan barang bukti narkotika.

Keputusan tersebut membatalkan putusan sebelumnya dari Pengadilan Negeri (PN) Batam yang hanya menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup. Hakim banding menyebut Shigit sebagai aktor intelektual di balik kejahatan berat ini.

“Putusan Pengadilan Negeri Batam kami batalkan, dan diganti dengan pidana mati,” tegas Juru Bicara PT Kepri, Priyanto Lumban Radja, usai pembacaan putusan.

Majelis hakim banding diketuai oleh Ahmad Shalihin, dengan anggota Bagus Irawan dan Priyanto Lumban Radja. Mereka, menilai bahwa peran Shigit sangat dominan dan memegang kendali dalam kasus penyisihan barang bukti narkoba yang terjadi pada Juni 2024.

“Perintah datang dari dia. Anak buahnya tidak akan berani bertindak tanpa arahannya,” lanjut Priyanto.

Tak Hanya Shigit, Vonis Berat Juga Dijatuhkan ke Anggota Lain

Dalam persidangan yang sama, tiga mantan anggota Unit I Satresnarkoba Polresta Barelang lainnya yaitu Rahmadi, Ibnu Ma’ruf Rambe, dan Fadhila, tetap dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, sesuai putusan PN Batam sebelumnya.

Namun menariknya, dua di antara mereka — Rahmadi dan Fadhila — sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa, namun hakim memilih vonis lebih ringan. Sedangkan untuk Ibnu Ma’ruf Rambe, putusan seumur hidup sejalan dengan tuntutan jaksa.

Putusan Lain Menyusul, Eks Kasat Narkoba Terancam Mati

Selanjutnya, pada Selasa (5/8/2025), PT Kepri akan membacakan putusan banding untuk enam terdakwa lainnya:

  1. Kompol Satria Nanda (mantan Kasat Narkoba)
  2. Junaidi Gunawan
  3. Aryanto
  4. Jaka Surya
  5. Wan Rahmat Kurniawan
  6. Alex Candra

Selain itu, dua kurir dalam kasus ini, Zulkifli Simanjuntak dan Aziz Martua Siregar, juga akan mendengar nasib hukum mereka.

Kasus ini menjadi sorotan nasional karena melibatkan oknum penegak hukum dalam jaringan penggelapan barang bukti narkoba. Dengan vonis mati terhadap Shigit Sarwo Edhi, pesan tegas disampaikan: Tak ada ruang untuk pengkhianat berseragam dalam pemberantasan narkoba!

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • Batam

Mahasiswi Magang Tewas Terlindas Santa Fe, Motor Terseret 30 Meter

TelegrapNews.com – Kecelakaan maut di Batam merenggut nyawa Sepriani Wirda, mahasiswi Politeknik Negeri Padang yang…

6 jam ago
  • Ekonomi

BEI Catat Investor Kepri Bertambah 99.144 hingga September 2026

TelegrapNews.com — Jumlah investor pasar modal di Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 297.128 investor hingga akhir…

7 jam ago
  • Kepri

Subuh Keliling, Kapolda Kepri Ajak Warga Perkuat Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda

Kapolda Kepri Sholat bersama Masyarakat. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Suhendri,…

10 jam ago
  • Hukum Kriminal

J Rusna Diduga Terlibat TPPO, Diamankan di Batam dan Dibawa ke Polda NTT

Pihak Polda NTT menahan J Rusna terkait dugaan TPPO. F. (Humas Polda NTT via Batamnews.co.id)…

14 jam ago
  • Nasional

Ayo Disiplin Berkendara, Korlantas Polri akan Gelar Operasi ‘Patuh’ Serentak di Indonesia Mulai 26 Oktober 2026

Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin. F. Istimewa TelegrapNews.com- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri…

1 hari ago
  • Batam

Kapolda Kepri Bersama Masyarakat, Rawat Lingkungan Lewat Green Policing

Polisi bersama warga gelar green policing. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol.…

1 hari ago