Hukum Kriminal

Romo Paschal :Pulanglah Basri..! Pertanggungjawabkan Perbuatanmu, Bongkar Peran Yuwanki dan Karto

Rohaniawan Katolik, Romo Paschal. F. Istimewa

TelegrapNews.com – Rohaniawan Katolik di Batam Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus atau akrab disapa Romo Paschal ikut bersuara terkait kasus peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan di Batam. Bahkan ia dengan tegas memintas tersangka Basri yang kini sudah menjadi buronan Mabes Polri untuk pulang ke Indonesia dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Basri, pulanglah ke Indonesia dan hadapi proses hukum dengan berani. Jangan jadi pengecut. Kalau memang merasa tidak bersalah, buktikan di hadapan hukum,” ujar Romo Paschal, Rabu, 19 Agustus 2026.

Romo Paschal juga meminta agar Basri membuka suara terkait siapa saja yang terlibat dalam pusaran peredaran narkoba di Planet. Termasuk aliran uang dari hasil praktik gelap tersebut.

“Kepada siapa uang itu diberikan? Siapa yang menerima? Untuk kepentingan apa? Ini harus diungkap,” tegasnya.

Romo Paschal juga menyoroti peran Yuwanki dan Karto yang disebut-sebut terlibat sebagai humas, penanggung jawab, atau pemilik tempat hiburan. Menurutnya, publik berhak mendapatkan transparansi dan pertanggungjawaban dari mereka.

“Jangan hanya diam. Jika memang ada peran, sampaikan kepada siapa saja uang diberikan dan dalam kapasitas apa. Jangan sampai perkara berhenti pada orang tertentu, sementara rantai yang lebih besar tidak pernah disentuh,” katanya.

Dan adanya pernyataan dari pihak berwajib yang menyebut ada sekitar 40 ribu butir ekstasi yang beredar di tempat hiburan malam setiap bulannya membuat Romo Paschal menyebut masalah ini adalah masalah besar.

“Ini bukan sekadar persoalan tempat hiburan. Ini menyangkut jaringan, uang, kekuasaan, dan kemungkinan adanya perlindungan. Bareskrim harus membongkar sampai ke akar-akarnya, termasuk aliran uang kepada siapa pun, tanpa pandang bulu,” ucapnya.

Romo Paschal, yang sehari-hari bergelut dengan persoalan kemanusiaan, keluarga, anak muda, dan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), menegaskan bahwa narkoba bukan hanya persoalan hukum.

“Narkoba adalah persoalan kemanusiaan yang menghancurkan martabat manusia, merusak keluarga, membunuh masa depan anak-anak muda, dan mengubah manusia menjadi korban bisnis keji yang hanya mengejar uang,” jelasnya.(*)

Share

Recent Posts

  • Ekonomi

Belanja Sedikit di Panbil Mall tapi Menangnya Banyak

Ilustrasi belanja di Panbil mall. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menyambut akhir tahun, Panbil Mall menghadirkan…

16 jam ago
  • Batam

Polda Kepri Salurkan 9 Tangki Air Bersih untuk Warga Sambau, Nongsa

Polisi menyalurkan bantuan air bersih ke warga Sambau. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kepolisian Daerah Kepulauan…

20 jam ago
  • Nasional

34 Jaksa Disiapkan di Persidangan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. F. Istimewa TelegrapNews.com - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana…

23 jam ago
  • Batam

Kabut Asap, Sejumlah Sekolah Kembali Belajar dari Rumah

Kabut asap terlihat menyelimuti langit Batam, Rabu (7/10/2026). Pekatnya asap membuat sejumlah sekolah memberlakukan pembelajaran…

24 jam ago
  • Batam

Udara di Batam Tidak Sehat, Ini Penyebabnya

F. istimewa telegrapNews.com - Hingga saat ini kabut asap masih terlihat cukup pekat di Batam.…

2 hari ago
  • Batam

Warga Nongsa Keluhkan Air Bersih, BP Batam Sebut Percepat Pengerjaan Interkoneksi untuk Perkuat Suplai Air

Wali Kota Batam saat meninjau waduk di Nongsa. F. istimewa TelegrapNews.com— Kepala BP Batam, Amsakar…

2 hari ago