Headline

Rusmini Simonangkir: Pesta Budaya Bangso Batak, Murni Kegiatan Budaya, Bukan Kampanye

Telegrapnews.com, Batam – Ketua Panitia Pelaksana Pesta Budaya Bangsa Batak, Rusmini Simonangkir, memberikan klarifikasi mengenai kehadiran tokoh-tokoh politik dalam Pesta Budaya Bangso Batak 3 November kemarin di Alun-alun Engku Putri Batam.

Rusmini menegaskan bahwa acara tersebut sepenuhnya merupakan kegiatan budaya dan tidak ada agenda politik di baliknya.

“Acara ini sudah kami rencanakan jauh sebelumnya dan memang tidak ada unsur kampanye politik. Semua yang hadir, termasuk tokoh seperti Pak Ansar, Pak Amsakar, dan Ibu Li Claudia, diundang sebagai tamu kehormatan karena acara ini bersifat budaya,” ujar Rusmini dalam klarifikasinya di Bawaslu Batam, Rabu (13/11/2024).

Baca juga: Bawaslu Batam Lanjutkan Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye di Dataran Engku Putri

Rusmini menjelaskan bahwa dia telah dipilih oleh ketua marga-marga Batak untuk menjadi ketua pelaksana dan bertanggung jawab penuh atas jalannya acara.

Dalam kesempatan tersebut, Rusmini juga menegaskan bahwa undangan untuk para tamu, termasuk tokoh masyarakat, disampaikan secara lisan dan tidak ada unsur politik dalam undangannya.

“Undangan kami kirimkan secara lisan melalui ajudan. Mereka datang hanya sebagai tamu, tanpa ada niat untuk memperkenalkan diri atau melakukan kampanye. Mereka hadir untuk mendukung acara budaya ini,” tambah Rusmini.

Baca juga: Bawa Bukti Lengkap, Tim Hukum Rudi-Rafiq Desak Bawaslu Usut Dugaan Pelanggaran Kampanye

Acara Pesta Budaya Bangsa Batak yang dihadiri oleh lebih dari 32 tim dan masyarakat Kota Batam ini menampilkan berbagai kegiatan budaya Batak, seperti lomba nyanyi lagu Batak, tortor massal, dan pertunjukan lainnya.

Rusmini berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan budaya Batak lebih luas, terutama kepada generasi muda.

“Tidak ada yang mengarah pada kampanye atau kegiatan politik dalam acara ini. Kami telah melakukan segala sesuatunya sesuai dengan perencanaan awal kami,” ujar Rusmini, menanggapi pertanyaan terkait potensi kesalahpahaman yang muncul akibat kehadiran beberapa tokoh politik.

Penulis: angga

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

3 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

18 jam ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

19 jam ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

1 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago