Kepri

Sidang Hingga Malam Hari, Roliati Dituntut 5 Tahun Penjara, Dapat Vonis Hakim Hukuman Percobaan

Telegrapnews – Terdakwa kasus pencurian uang perusahan, Roliati yang menjabat Keuangan dan Administrasi PT Active Marine Industries (AMI) dalam sidang yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) terbukti melakukan tindak pidana, hanya saja dia tidak harus ditahan vonis majelis hakim memutuskan dirinya dihukum percobaan 1 tahun (tidak harus menjalani hukuman). Vonis itu jauh dari tuntutan jaksa yakni 5 tahun penjara yang juga terbukti di pasal pencurian. 

Putusan terhadap Roliati dijatuhkan oleh majelis hakim yang dipimpin Douglas RP Napitupulu didampingi hakim Yuanne Magaretha dan Andi Bayu pada Senin 10 Mei 2024. Sidang yang berlangsung hingga malam hari itu memerlukan waktu hampir 2 jam dalam membacakan Amar putusan. Dalam persidangan tersebut, terdakwa Roliati yang tahanan kota didampingi tiga orang penasehat hukumnya.

Dalam amar putusan, majelis hakim berpendapat bahwa terdakwa Roliati terbukti bersalah. Hal itu sebagaimana memperhatikan pembuktiaan dipersidangan, mulai dari keterangan saksi-saksi hingga terdakwa.

“Terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dakwaan ke satu jaksa, yakni melanggar pasal 363 KUHP ayat 1 ke 4 jo pasal 64 KUHP, yakni melakukan pencurian secara berkelanjutan,” sebut Yuanne, hakim anggota yang menbacakan amar putusan.

Majelis hakim dalam pututusannya setelah terlebih dahulu mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan memberatkan sebelum menjatuhkan hukuman. Hal memberatkan perbuataan terdakwa menyebabkan kerugian pada korban yang telah meninggal. 

“Terdakwa merupakan tulang punggung keluarga dan terdakwa menyesali dan perbuatannya. Menjatuhkan pidana terhadap Roliati dengan 1 tahun penjara, yang hukuman itu tak harus dijalani dengan masa percobaan 2 tahun,” ujar Douglas.

Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya, menyatakan pikir-pikir. Hal senada juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum saat ditanyakan langkah hukum apa yang akan diambil jaksa. “Kami pikir-pikir, dan ini akan segera kita laporkan kepimpinan, untuk diambil langkah hukum selanjutnya,” ujar Marthin Luther JPU pada Kejaksaan Tinggi Kepri.

Kendati gelap malam tampak diluar gedung PN Batam, wajah sumringah Roliati terpancar jelas dari wajahnya. Roliati tertawa dan tersenyum sambil meninggalkan gedung PN Batam.

Edward Sihotang, penasehat hukum terdakwa cukup kecewa dengan putusan hakim. Sebab pihaknya meminta agar kliennya bebas karena tidak melakukan pencurian tersebut. “Kami kecewa, namun menghormati putusan hakim. Kami kecewa karena harusnya terdakwa ini bebas,” pungkas Edward.

Share

Recent Posts

  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

19 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

1 hari ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago
  • Batam

Lubang Bekas Galian Pasir Ilegal Ditutup, Tim Lakukan Patroli Rutin

Lubang bekas tambang pasir ilegal dipulihkan BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan lingkungan di…

2 hari ago
  • Nasional

320 WNA Ditangkap Terkait Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Dititipkan ke Imigrasi

Polisi menangkap ratusan WNA terkait Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta. F dok antara TelegrapNews.com…

3 hari ago