Hukum Kriminal

Takut Dipenjara, Puluhan Pegawai Setwan DPRD Riau Kembalikan Uang Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp 2,1 Miliar

Telegrapnews.com, Pekanbaru – Puluhan pegawai di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Riau beramai-ramai mengembalikan uang yang diduga berasal dari korupsi perjalanan dinas luar daerah.

Sebanyak 30 pegawai mengembalikan total uang sekitar Rp 2,1 miliar. Pengembalian ini dilakukan setelah mereka diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau beberapa hari sebelumnya.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro Ridwan, jumlah uang yang dikembalikan mencapai Rp 2.179.934.000.

“Ada 30 orang yang mengembalikan dana SPPD fiktif Senin kemarin. Nilainya Rp 2.179.934.000,” ujarnya, Rabu (22/1/2025).

Sejauh ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau telah menyita total Rp 9.286.523.500 dalam kasus ini. Kombes Ade juga mengungkapkan bahwa penyidik akan memeriksa tiga saksi ahli, yakni ahli keuangan negara, ahli keuangan daerah, dan ahli pidana korupsi. Pemeriksaan ahli ini dilakukan setelah perhitungan kerugian negara oleh BPKP Riau.

“Setelah itu, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” tambahnya. Gelar perkara ini rencananya akan digelar di Bareskrim Polri.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi ini melibatkan 401 pegawai Setwan DPRD Riau yang diduga menikmati uang hasil korupsi perjalanan dinas luar daerah. Dari jumlah tersebut, penyidik telah memeriksa 353 orang sebagai saksi.

Tiga kelompok yang diduga menerima aliran dana tersebut adalah ASN, Tenaga Ahli, dan Honorer, dengan jumlah dana yang diterima berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 300 juta per orang.

Berdasarkan hasil penghitungan manual yang dilakukan oleh penyidik, nilai kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp 162 miliar.

Kasus ini juga menyeret nama mantan Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, yang saat itu menjabat sebagai Sekwan DPRD Riau.
Penyidik juga menemukan sejumlah aset yang dibeli dengan hasil korupsi, yang kemudian disita sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Penulis: kur

Share

Recent Posts

  • Nasional

Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, Anggaran Capai Rp 1,42 Triliun

Ketua KPU Mochammad Afifuddin (kanan) bersama Anggota KPU Idham Holik (kiri). f.jawapos.com TelegrapNews.com - Komisi…

13 jam ago
  • Batam

Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua Ikut Berperan Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

Kapolda Kepri menandatangani fakta integritas komitmen bersama dengan para pengusaha besi tua untuk memutus rantai…

21 jam ago
  • Batam

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Apel penyerahan ditpam, aset dan Kawasan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar…

23 jam ago
  • Batam

Ribuan Warga Hinterland Demo di LSM LIRA Kepri, Desak Yusril Kota Minta Maaf Karena Dianggap Cemarkan Nama Baik Masyarakat Pulau Kasu

ribuan warga pulau kasu demo di depan kantor LIRA Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ribuan…

2 hari ago
  • News Update

Mahaju Langgeng Jaya Bagikan Ratusan Tong Sampah, Himbau Pedagang Jangan Bakar Sampah

pedagang bakar sampah. F. Istimewa TelegrapNews.com - PT Mahaju Langgeng Jaya membagikan ratusan tong sampah…

2 hari ago
  • News Update

Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

Ilustrasi logistik dan investasi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk…

3 hari ago