VP Asia Region – Thales Nicolas Bouverot (Paling Kiri), SVP Asia and Latin America Thales Guy Bonassi (Kedua dari Kiri), Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya (Kedua dari Kanan), dan Direktur Enterprise & Business Service FM Venusiana R (Paling Kanan) dalam acara penandatanganan Strategic Partnership Agreement (SPA) antara Telkom Indonesia dengan Thales, beberapa waktu yang lalu. (dok telkom)
Telegrapnews.com, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Thales, perusahaan teknologi global, guna menghadirkan solusi keamanan digital inovatif serta memperkuat kapabilitas Telkom dalam pengembangan Kota Cerdas di Indonesia.
Kesepakatan ini dituangkan dalam Strategic Partnership Agreement (SPA) yang ditandatangani oleh Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya dan SVP Asia and Latin America Thales Guy Bonassi.
Kemitraan ini bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi keamanan siber dan solusi smart city yang lebih canggih, sejalan dengan kebutuhan transformasi digital di Indonesia. Telkom, yang telah bekerja sama dengan Thales dalam pengembangan Satelit Merah Putih 2, kini memperluas kolaborasi untuk menghadirkan solusi keamanan digital berbasis teknologi mutakhir.
Dalam kerja sama ini, Thales akan membawa pengalaman dan teknologi andalannya, termasuk solusi dari Imperva dan Gemalto, untuk memperkuat keamanan data di Indonesia. Imperva dikenal sebagai pemimpin dalam keamanan data dan perlindungan dari ancaman siber, sementara Gemalto unggul dalam identitas digital dan keamanan data.
Selain itu, Thales juga memiliki rekam jejak sukses dalam penerapan teknologi Kota Cerdas di berbagai kota dunia, dengan fokus pada efisiensi transportasi, keselamatan, dan infrastruktur keamanan berbasis data analytics. Teknologi ini diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam mewujudkan ekosistem digital yang lebih aman dan efisien.
Menurut riset Gartner 2024, pengeluaran global untuk layanan keamanan informasi diproyeksikan mencapai US$ 292 miliar pada 2028, dengan pertumbuhan tahunan 12,5%. Di kawasan Asia Pasifik, nilai pasar keamanan digital diperkirakan mencapai US$ 8,7 miliar.
Dengan potensi besar tersebut, kolaborasi Telkom dan Thales diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam perekonomian digital global.
“Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital, tetapi juga memastikan kedaulatan data Indonesia dan menciptakan ekosistem digital yang inklusif serta berdaya saing,” ujar Guy Bonassi dari Thales.
Kemitraan ini menjadi langkah strategis Telkom dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam membangun ekonomi berbasis teknologi dan inovasi.
Editor: dr
foto bersama dengan pelajar. F Istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepulauan Riau melalui jajaran Inspektorat Pengawasan…
F.istimewa TelegrapNews.com - Marseille–Rotterdam — Batam sebagai kawasan yang berada di jalur pelayaran strategis seperti…
Bea Cukai memusnahkan barang ilegal di Desa air Cargo. F istimewa TelegrapNews.com- Bea Cukai Batam…
Tim dari BP Batam saat melakukan audiensi dengan Wamen Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus. F. Istimewa…
Apel pengamanan pemasangan Plank sekolah Merah Putih. F. Istimewa Batam – Polda Kepulauan Riau bersama…
TelegrapNews – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Banten Septo Kalnadi menyambut hangat jajaran Persatuan…