Headline

Titik Parkir Resmi di Batam Cuma 9-10% yang Teratur, Ombudsman: Besar Potensi Kebocoran Retribusi!

Telegrapnews.com, Batam – Kota Batam saat ini menghadapi masalah serius dalam pengelolaan parkir yang bisa merugikan masyarakat dan pemerintah daerah. Dari total 601 titik parkir resmi, hanya sekitar 9-10% yang dilengkapi dengan rambu dan marka parkir yang jelas.

Minimnya fasilitas dasar ini membuka celah besar bagi praktik parkir liar dan kebocoran retribusi daerah yang tidak tercatat.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari, mengungkapkan bahwa ketidakjelasan ini berkontribusi besar terhadap pengumpulan parkir ilegal oleh juru parkir (jukir) yang seringkali menarik retribusi tanpa memberikan karcis atau bukti pembayaran yang sah.
“Tanpa rambu dan marka, masyarakat tidak tahu mana titik parkir resmi dan mana yang tidak,” kata Lagat dalam evaluasi pengelolaan parkir yang dilakukan oleh Ombudsman pada Jumat (25/4/2025).

Lagat juga menambahkan bahwa meski ada uang yang ditarik dari masyarakat, tidak jelas kemana dana parkir tersebut disetor.

“Praktik ini membuka potensi kehilangan pendapatan daerah yang besar dan berulang, akibat lemahnya sistem pengawasan,” tegasnya.

Sebagai solusi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah menganggarkan 100 unit rambu tambahan. Namun, angka ini hanya mencakup sekitar 26,9% dari total kebutuhan rambu di seluruh titik parkir resmi, yang menurut Lagat masih jauh dari cukup untuk mendukung sistem parkir yang transparan dan efisien.

Segera Bentuk BLUD Parkir

Lagat juga menyoroti belum terbentuknya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk mengelola parkir, yang menurutnya dapat memberikan fleksibilitas dan mempercepat perbaikan tata kelola.

“Dengan adanya BLUD, pengelolaan parkir bisa lebih terstruktur dan responsif,” ujarnya.

Ombudsman juga merekomendasikan agar Pemko Batam menetapkan target pelayanan minimal untuk lima tahun ke depan, yang mencakup penyediaan fasilitas parkir, penerapan sistem pembayaran digital seperti QRIS dan EDC, serta pengelolaan parkir berbasis kemitraan dengan pihak ketiga.

“Jika saran ini tidak dijalankan, masalah parkir di Batam akan terus berulang dan merugikan masyarakat serta pemerintah,” tambah Lagat.

Apakah Pemko Batam akan mendengarkan rekomendasi ini dan memperbaiki pengelolaan parkir yang semakin tak terkendali? Simak terus perkembangan selanjutnya!

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Batam

Hotel, Pusat Perbelaanjaan dan Kawasan Komersil Bisa Kerjasama dengan Pihak Swasta yang Berizin dalam Pengangkutan Sampah

Petugas kebersihan dari pihak swasta sedang melakukan pengangkutan sampah komersil. F. Istimewa TelegrapNews.com- Pemko Batam…

7 jam ago
  • Hukum Kriminal

Pelaku Curanmor di Batuaji Ditangkap Saat Menginap di Sebuah Hotel di Lubukbaja

Pelaku Curanmor PRPJ ditangkap polisi di sebuah hotel di Lubukbaja. F. Istimew TelegrapNews.com - Polsek…

12 jam ago
  • Batam

Batam Siaga El Nino, Agustus-September Diprediksi jadi Puncak Musim Kemarau

Ilustrasi musim kemarau. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memaksimalkan pengelolaan air…

15 jam ago
  • Nasional

KPK Sebut Mantan Menag Yaqut Siapkan 1 Juta Dolar AS untuk Pengaruhi Pansus Angket Haji DPR RI

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menjalani persidangan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Jaksa Penuntut Umum…

16 jam ago
  • Batam

Belum Disensus, Jangan Khawatir Berikan Data Kepada Petugas

TelegrapNews.com- Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan…

17 jam ago
  • Batam

Apresiasi Mabes Polri, Ketua IPK Batam Devin Hutabarat Berharap Manajemen HH Club Planet 3.0 Pub & KTV Diproses Hukum

Ketua IPK Kota Batam Devin Hutabarat. F. Istimewa TelegrapNews.com- Penggrebekan HH Club Planet 3.0 Pub…

1 hari ago