Gaya Hidup

Tubuh Kamu Kekurangan Cairan Selama Puasa, Ini 5 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi orang kekurangan cairan saatt puasa. f Istimewa

TelegrapNews.com – Selama bulan suci Ramadhan, umat Muslim menahan diri dari makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam sehingga menjaga keseimbangan cairan tubuh menjadi sangat penting agar puasa tetap aman dan nyaman.

Karena waktu minum terbatas, risiko dehidrasi atau kekurangan cairan menjadi lebih tinggi khususnya di negara dengan cuaca panas atau aktivitas fisik berat.

Mengenali tanda-tanda kekurangan cairan sejak dini membantu Anda mengambil langkah pencegahan seperti meningkatkan asupan air di luar jam puasa atau memilih makanan kaya cairan.

Dalam kondisi dehidrasi ringan hingga sedang, tubuh sudah memberikan sinyal yang harus diperhatikan meskipun sering kali tampak sepele.

Mengabaikan tanda-tanda tersebut bisa membuat risiko kesehatan meningkat,terutama saat cuaca panas atau aktivitas tinggi selama Ramadhan.

Dilansir dari laman Ministry of Health dan Eating Well,Sabtu (21/2) berikut beberapa tanda tubuh kekurangan cairan selama puasa Ramadhan :

  1. Rasa haus yang berlebihan
    Salah satu tanda paling awal tubuh kekurangan cairan adalah rasa haus yang terus muncul meskipun sering minum saat sahur dan berbuka puasa.

Menurut pedoman kesehatan selama puasa, rasa haus menunjukkan bahwa tubuh sudah mulai kehilangan keseimbangan cairan dan perlu segera diatasi di luar jam puasa.

Rasa haus ini menjadi lebih intens terutama ketika suhu tinggi atau udara yang kering mempercepat penguapan cairan tubuh. Anda mungkin merasa haus meskipun sudah minum dengan jumlah yang cukup.

Hal ini bisa disebabkan oleh jumlah air yang hilang melalui keringat dan pernapasan lebih cepat daripada yang diisi saat sahur dan berbuka puasa.

Oleh karena itu, penting tidak menunggu sampai haus,melainkan minum secara teratur di luar jam puasa agar cairan tubuh tetap seimbang.

  1. Urine berwarna gelap atau jarang buang air kecil
    Warna urine adalah indikator sederhana tetapi efektif untuk menilai tingkat hidrasi. Urine gelap atau sangat pekat sering menunjukkan bahwa tubuh kekurangan cairan.

Menurut ahli diet, saat tubuh mengalami dehidrasi,ginjal menghemat air dengan menghasilkan urine yang lebih pekat dan berwarna gelap.

Jika frekuensi buang air kecil juga berkurang drastis maka ini juga bisa menjadi pertanda bahwa tubuh sedang menahan cairan karena kekurangan asupan.

Selama puasa, karena tidak ada asupan cairan di siang hari, urine yang berwarna sangat gelap perlu diwaspadai sebagai tanda dehidrasi.

Cara sederhana memantau dehidrasi adalah dengan memperhatikan warna urine di waktu berbuka puasa atau sebelum sahur, jika warna yang lebih cerah menunjukkan hidrasi yang lebih baik.

  1. Kelelahan atau mudah lelah di siang hari
    Tubuh yang kurang cairan sering memberi sinyal berupa kelelahan berlebihan atau mudah merasa lelah meskipun tidur cukup malam sebelumnya.

Sebuah studi menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat meningkatkan rasa lelah dan mengurangi motivasi bahkan dalam aktivitas normal sehari-hari.

Hal ini berkaitan dengan efek dehidrasi pada sistem saraf pusat yang dapat mengurangi fokus dan energi yang tersedia untuk kerja otot.

  1. Pusing atau sakit kepala
    Salah satu tanda umum lain dari dehidrasi adalah sakit kepala atau perasaan pusing terutama saat melakukan aktivitas ringan hingga berat.

Ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan, volume darah menurun sehingga aliran oksigen ke otak juga bisa berkurang sehingga memicu sakit kepala.

Pusing yang muncul saat berdiri tiba-tiba atau setelah berjalan sejenak bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan cairan dan belum mampu menjaga tekanan darah stabil.

Gejala ini khususnya bisa muncul di siang hari saat berpuasa karena tidak ada asupan cairan untuk menggantikan yang hilang melalui keringat atau aktivitas.

5. Kesulitan fokus dan gangguan konsentrasi
Air merupakan komponen penting untuk fungsi otak, dan kekurangan cairan dapat memengaruhi konsentrasi, daya ingat dan kemampuan berpikir secara efektif.

Penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi dapat menyebabkan peningkatan kecemasan, kebingungan, dan gangguan dalam konsentrasi bahkan pada tingkat dehidrasi ringan.(*)

Share

Recent Posts

  • News Update

Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

F.istimewa TelegrapNews.com— Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat,…

2 jam ago
  • Batam

Omzet UMKM Tembus 1 Miliar, BP Batam dan Nagoya Citywalk Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Suasana di Night Party Nagoya Lantern. F. Istimewa TelegrapNews.com - Night Party Nagoya Lantern Festival…

8 jam ago
  • Batam

BP Batam Perkuat Hubungan Kemitraan dengan Konjen Singapura

BP Batam foto bersama Konjen Singapura. F. Istimewa TelegrapNews.com - Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk…

1 hari ago
  • News Update

Paska Imlek, Polda Kepri Perkuat Patroli dan Imbauan Waspada Penipuan

Personel kepolisian berbincang dengan warga di pusat perbelanjaan. Polda Kepri gencarkan patroli paska imlek. F.…

1 hari ago
  • Nasional

Kehadiran Prabowo di KTT Board of Peace dan Bertemu Trump Perkuat Posisi Indonesia di Dunia Internasional

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/2) sekitar pukul 11.55…

2 hari ago
  • News Update

Menkeu Purbaya Sebut THR ASN Cair Pada Pekan Pertama Ramadhan

Menkeu Purbaya. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tunjangan hari raya…

2 hari ago