Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL)

TelegrapNews.com – Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi korban meninggal dunia pasca longsor melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu dini hari pekan lalu (24/1). Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan, TNI memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLP) kepada puluhan personel TNI AL tersebut.

Penganugerahan KPLP itu berlangsung pada Jumat (30/1) di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi memimpin langsung penganugerahan KPLP tersebut. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan bahwa 23 prajurit Korps Marinir itu sedang melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini.

”Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas pengabdian, dedikasi, dan pengorbanan para prajurit yang gugur dalam tugas. Seluruh prajurit yang meninggal dunia dinaikkan satu tingkat lebih tinggi dari pangkat terakhir yang disandang semasa hidup,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul pada Sabtu (31/1).

Berdasar data terakhir pada Jumat (30/1), TNI AL menyatakan bahwa total sudah 7 jenazah ditemukan. Sementara 16 jenazah lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Adapun 7 prajurit yang sudah berhasil dievakuasi terdiri atas Serda Marinir Sidiq Hariyanto, Praka Marinir Muhammad Kori, Praka Marinir Andre Nicky Olga Suwita, Praka Marinir Ari Kurniawan, Pratu Marinir Febry Bramantio, Serda Marinir Rein Pasaike, dan Koptu Marinir Edi Haryono.

”TNI AL memastikan hak-hak keluarga prajurit dengan memberikan santunan, jaminan pendidikan bagi anak, serta pendampingan berkelanjutan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tunggul menyampaikan bahwa pengorbanan para prajurit Korps Marinir dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan selalu dikenang sebagai teladan pengabdian tanpa batas. Karena itu, kabar duka dari 23 prajurit tersebut menjadi duka bagi seluruh jajaran TNI AL.

”KSAL menegaskan bahwa dedikasi dan loyalitas para patriot ini merupakan wujud nyata pengorbanan tertinggi prajurit Jalasena, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengabdian mereka akan selalu terukir dalam sejarah TNI Angkatan Laut,” kata dia.

sumber: jawapos.com

Share

Recent Posts

  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

3 jam ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

11 jam ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

2 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

2 hari ago
  • Batam

Kepala BP Batam Temui Warga Rempang Galang, Paparkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih

TelegrapNews.com - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan…

2 hari ago
  • Batam

Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

KADIN Batam dan KADIN provinsi Kepri saat berkunjung ke BP Batam, Selasa (27/1/2026). f Itsimewa…

2 hari ago