More

    HNSI Kota Batam yang diketuai Muslimin Audiensi dengan Dinas Perikanan dan DKP Kepri

    TelegrapNews.com, Batam – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kota Batam melaksanakan audiensi dan silaturrahmi dengan Dinas Perikanan Kota Batam dan Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam di kantor DKP Kepri Cabang Batam, Sekupang, pada Kamis, 30 Oktober 2025.

    Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Cabang DKP Kepri, Bapak Syahrul Amri, dan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kota Batam, Bapak Witono, beserta jajarannya.

    BACA JUGA:  Penerimaan Negara Rp 938,79 miliar, Kinerja Bea Cukai Batam 2025 Tunjukkan Tren Positif di Penerimaan, Pelayanan, dan Pengawasan

    Sementara HNSI Kota Batam, hadir Wakil Ketua I Ferdian Effendi, mewakili Ketua HNSI Kota Batam, Bapak Muslimin, dan pengurus lainnya.

    Audiensi ini berfokus membahas hal-hal penting untuk nelayan Batam, mulai dari database KUB, perizinan, program-program bantuan nelayan, pelatihan nelayan, BBM subsidi, asuransi BPJS nelayan dan kartu Kusuka.

    Banyak nelayan di Batam yang masih bingung dan tidak paham dalam pengurusan izin berbasis online. Dengan diskusi santai dan penuh masukan buat kebaikan nelayan Batam ke depan.

    BACA JUGA:  Jadwal Kapal Pelni KM Kelud Batam-Tanjung Priok Februari 2025, Harga Tiket Mulai Rp382.000

    “Audiensi ini bukan sekedar formalitas. Kita mau nelayan di Batam dapat perhatian yang nyata. Mulai dari perizinan yang berbasis online, nelayan di pulau-pulau sebagian besar tidak paham untuk mendaftar secara online baik bentuk izin usaha, bantuan, sampai BBM dan asuransi. Jangan hanya di data, tapi harus terasa manfaatnya kepada nelayan. HNSI siap kok jadi jembatan antara nelayan sama pemerintah biar semua berjalan dengan tujuan yang sama dan transparan.” ujar Ferdian saat ditemui usai audiensi.

    BACA JUGA:  Gus Yahya Resmi Lantik PWNU Kepri Masa Khidmat 2023-2028

    Ferdian juga menambahkan, ke depan HNSI ingin komunikasi dengan Dinas terkait semakin terbuka dan cepat tanggap, agar keluhan nelayan bisa langsung ditindak.

    Audiensi ini jadi langkah awal yang positif untuk menyatukan langkah antara nelayan, HNSI, dan pemerintah daerah. Kesejahteraan nelayan Batam tidak boleh hanya wacana, tapi harus real action. (RED)

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini