More

    Presiden AS dan PM Israel Sepakat Tekan Iran, Termasuk Penjualan minyak ke China

    Donald Trump-Benjamin Netanyahu. F. Istimewa

    TelegrapNews.com – Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan sepakat untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, terutama dengan menargetkan penjualan minyak Iran ke China.

    Laporan Axios pada Sabtu (14/2) menyebutkan bahwa kesepakatan itu dicapai saat keduanya bertemu di Gedung Putih, Washington, pertengahan pekan lalu.

    “Kami sepakat untuk mengerahkan tekanan maksimal terhadap Iran, misalnya terkait penjualan minyak Iran ke China,” kata seorang pejabat senior AS, seperti dikutip portal berita AS itu.

    BACA JUGA:  Komandan Brigade Israel Tewas dalam Ledakan di Jabalia, Gaza Utara: Hamas Terus Melawan

    Namun, keduanya berbeda pandangan mengenai cara mencapai tujuan tersebut. Netanyahu menilai kesepakatan dengan Iran sulit dicapai dan berpotensi dilanggar, sementara Trump yakin kesepakatan masih mungkin diwujudkan.

    “Kita lihat apakah itu memungkinkan — mari kita coba,” kata pejabat AS itu menirukan perkataan Trump.

    Pejabat tersebut mengatakan AS akan melanjutkan upaya menekan Iran secara maksimal bersamaan dengan negosiasi nuklir dan peningkatan kehadiran militer di Timur Tengah untuk mempertahankan opsi serangan jika upaya diplomatik gagal.

    BACA JUGA:  Hamas Tantang Ancaman Israel: Setiap Eskalasi Bisa Akibatkan Kematian Sandera

    Lebih dari 80 persen ekspor minyak Iran dikirim ke China. Mengurangi pembelian oleh China dinilai bisa meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran dan memengaruhi sikapnya terhadap program nuklir.

    Selain itu, perintah eksekutif yang baru ditandatangani Trump memungkinkan AS meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, termasuk mengenakan tarif hingga 25 persen kepada negara yang masih menjalin hubungan dagang dengan Iran.(*)

    BACA JUGA:  Los Angeles Membara, 10 Tewas dan 180.000 Mengungsi, Rumah Mewah Jadi Abu Akibat Badai Api

    Sumber: Antara via Anadolu

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini