More

    Perang Timur Tengah Terus Berlanjut, IHSG Berpotensi Melemah

    Ilustrasi IHSG. F istimewa

    TelegrapNews.com – Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak melemah pada perdagangan Rabu, dengan sentimen utama berasal dari tingkat global.

    Nico mengatakan sentimen utama akan berasal dari pelaku pasar yang masih mencermati dan mengkhawatirkan adanya eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

    “Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 7.860- 8.150,” ujar Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

    BACA JUGA:  Ukir Prestasi, BRI Jadi Bank Terbesar Versi Fortune Indonesia 100 dan Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2024

    Kabar terbaru konflik di Timur Tengah, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memberikan jaminan asuransi, bahkan pengawalan angkatan laut bagi kapal tanker minyak dan kapal lainnya yang akan melalui Selat Hormuz.

    Langkah itu disebut bertujuan untuk mencegah potensi krisis energi dan memastikan distribusi energi tidak terhambat, sehingga memberikan ketenangan bagi pelaku pasar bahwa inflasi global akibat kenaikan harga energi dapat lebih terkendali.

    “Perang masih masih berlanjut, dan menurut kami pelaku pasar dan investor masih memiliki perspektif negatif terhadap hal tersebut, sehingga masih mendorong pasar saham dan obligasi global mengalami penurunan,” ujar Nico.

    BACA JUGA:  Telkom Siapkan Infrastruktur Telekomunikasi Andal untuk HLF-MSP dan IAF 2024 di Bali

    Terkait tarif, Trump mengatakan bahwa tarif baru sedang dirancang oleh pemerintah AS untuk menggantikan tarif bea masuk yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) AS, yang mana akan sedikit lebih tinggi daripada yang disepakati oleh mitra dagang dalam kesepakatan bilateral selama setahun terakhir.

    Dari dalam negeri, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi telah menerbitkan informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen.

    BACA JUGA:  Produksi Jagung Nasional Melesat 48 Persen, Polri Dorong Swasembada 2025

    Informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen akan disediakan oleh KSEI dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI, yaitu melalui www.idx.co.id/id/berita/pengumuman/ atau www.idx.co.id > Berita > Pengumuman.

    Dengan tersedianya informasi itu, BEI berharap investor dapat memperoleh referensi yang lebih akurat dalam proses pengambilan keputusan investasi, sekaligus memperkuat kepercayaan, integritas dan kredibilitas pasar modal Indonesia.(*)

    sumber: antara

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini