More

    Batam-Bintan-Karimun Bakal Gabung Zona Ekonomi Khusus Johor-Singapura, SIJORI Hidup Lagi! KJRI: Percepat Operasional RoRo

    Telegrapnews.com, Batam – Mimpi lama kawasan segitiga pertumbuhan SIJORI (Singapura–Johor–Riau) yang sempat redup kini kembali menggelora! Singapura, Malaysia, dan Indonesia secara serius membahas rencana besar yang bisa menjadi titik balik kerja sama ekonomi kawasan.

    Dalam pertemuan trilateral bersejarah, muncul ide mengejutkan: Zona Ekonomi Khusus Johor-Singapura (JS-SEZ) akan diperluas hingga mencakup Batam, Bintan, dan Karimun!

    Hal ini diungkap langsung oleh Wakil Perdana Menteri Singapura yang juga Menteri Perdagangan dan Industri, Gan Kim Yong, Kamis (3 Juli 2025).

    Dalam pertemuannya bersama Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan Malaysia Tengku Zafrul Aziz, mereka sepakat untuk meningkatkan kerja sama tiga negara.

    “Kita sedang menjajaki bagaimana memperkuat hubungan Johor-Singapura dan Singapura-BBK (Batam-Bintan-Karimun). Gagasannya, kalau dua sudah kuat, maka tiga akan lebih hebat lagi,” ujar DPM Gan saat menjadi pembicara di ASEAN Conference seperti dilansir businesstimes.

    BACA JUGA:  Operasi Pencarian Buaya Lepas dari Penangkaran Pulau Bulan Batam Berlanjut, 35 Ekor Telah Diamankan

    Tak hanya menjadi wacana, langkah ini dinilai strategis untuk menarik lebih banyak investor global ke kawasan Asia Tenggara.

    “Investor tak akan hanya melihat Singapura, Johor, atau Indonesia secara terpisah, tapi melihat ketiganya sebagai satu kesatuan yang kuat,” tambah Gan.

    JS-SEZ yang ditandatangani awal Januari 2025 sendiri telah mencuri perhatian dunia dengan luas lebih dari 3.500 km²—empat kali lebih besar dari Singapura! Kini, jika kawasan BBK benar-benar bergabung, kekuatan ekonomi regional ini bisa menjadi magnet investasi baru yang luar biasa di Asia.

    BACA JUGA:  WNI Kini Lebih Aman! KJRI Johor Bahru Pasang Papan KSATRIA di Kapal Feri Jalur Johor–Batam

    Menurut CEO Singapore Business Federation Kok Ping Soon, sinergi ini akan memberikan lebih banyak pilihan dan keuntungan bagi investor. Hal ini diamini Wakil Menteri Penanaman Modal RI, Tirta Nugraha Mursitama, yang juga hadir dalam panel.

    Tak kalah menarik, Wakil Menteri Malaysia Liew Chin Tong menekankan pentingnya membangun raksasa industri regional dan teknologi buatan ASEAN sendiri.

    “Waktunya ASEAN menciptakan brand besar dari dalam, dan integrasi regional seperti ini adalah kunci,” tegasnya.

    Percepat RoRo Batam-Johor Bahru

    Sementara itu Konsul Jeneral KJRI Johor Bahru Sigit Suryanto Widiyanto mengungkap Batam harus mempercepat terlaksananya operasional RoRo Batam-Johor Bahru.

    BACA JUGA:  Dua Tersangka Dibekuk, Bea Cukai Batam Sukses Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp 5,6 Miliar

    “Batam harus mengambil peluang dari Zona Ekonomi Khusus Johor-Singapura (JS-SEZ) ini. Caranya dengan mempercepat beroperasinya RoRo Batam-Johor Bahru,” ungkap Sigit saat menerima kunjungan pengurus PWI Batam, Kamis (3/7/2025).

    Pengoperasian RoRo membuka sejumlah peluang bisnis dan industri di Kota Batam yang tidak mampu dilakukan di Johor Bahru. Kalaupun dilakukan di Johor Bahru, biaya produksinya mahal. Sementara di Batam, harga bisa lebih murah.

    “Contohnya, bisnis kreatifitas seperti modif kenderaan. Lalu, bisnis laundry,” tambah Sigit lagi.

    Jika rencana ini terwujud, bukan tidak mungkin SIJORI akan kembali menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara seperti tiga dekade lalu—bahkan lebih besar dan kuat!

    Penulis dan editor: denni risman

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini