Ekonomi

BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi Dan Daya Saing Tetap Terjaga

Ilustrasi logistik dan investasi. F. Istimewa

TelegrapNews.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik sebagai upaya menjaga efisiensi rantai pasok dan memperkuat daya saing Batam.

Sebagai bagian dari proses tersebut, implementasi penyesuaian tarif layanan peti kemas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar ditunda hingga 31 Agustus 2026. Sementara untuk pengguna jasa yang telah membayar sesuai dengan tarif yang baru, BP Batam akan mengembalikan selisih dari tarif yang sudah dibayarkan.

Keputusan tersebut merupakan hasil dialog bersama asosiasi pelaku usaha, operator terminal, pelaku logistik, pengguna jasa, dan berbagai pemangku kepentingan di Conference Hall IT Center BP Batam, Kamis (25/6/2026).

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano mengatakan, bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan kepelabuhanan mampu meningkatkan kualitas layanan tanpa mengurangi daya saing dunia usaha.

“Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna jasa, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat daya saing Batam,” tegasnya.

Menurutnya, transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar telah dilakukan melalui modernisasi fasilitas, peningkatan produktivitas operasional, dan perluasan konektivitas pelayaran internasional.

Upaya tersebut tercermin dari peningkatan volume bongkar muat peti kemas TPK Batu Ampar yang mencapai 222.131 TEUs pada periode Januari-Mei 2026 atau tumbuh 16 persen, dengan produktivitas bongkar muat mencapai 40 box per jam.

Denny menambahkan, hasil pembahasan bersama pelaku usaha menunjukkan bahwa tarif pelayanan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang dikelola BP Batam hanya berkontribusi sekitar 18 persen terhadap total biaya logistik Batam-Singapura. Sementara itu, biaya logistik sisanya berasal dari komponen feeder dan transshipment.

Oleh karena itu, BP Batam akan terus memperkuat ruang dialog dengan para pelaku logistik guna mengkaji secara terbuka keterkaitan antara standar pelayanan, produktivitas operasional, investasi infrastruktur, dan struktur biaya logistik sebagai dasar penyempurnaan kebijakan ke depannya.

“Target kami kedepannya bisa menghadirkan pelayanan pelabuhan yang lebih modern dan meningkatkan kepercayaan investor. Karena itu, setiap kebijakan akan kami susun secara terbuka, berbasis data, dan melalui dialog bersama dunia usaha,” tutup Denny. (EI)

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Bareskrim Polri Grebek “Kasino Liar” Diduga Milik Akau, 197 Orang Diamankan dan Rp7,7 Miliar Disita

Akau yang disebut pemilik Nagoya Game Zone. F. Chat gpt TelegrapNews.com- Direktorat Tindak Pidana Umum…

4 jam ago
  • Nasional

Hari Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Ilustrasi udara Kota Jakarta. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kualitas udara di Jakarta pada Minggu pagi…

8 jam ago
  • Ekonomi

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun

Ilustrasi Investasi di Kota Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik…

9 jam ago
  • Batam

Batam Darurat Narkoba! dari Pabrik di Ruko Hingga Brankas Ekstasi HH Club, Ade Erfil Manurung: Negara Tak Boleh Kalah oleh Sindikat

Ade Erfil Manurung. F. Istimewa Telegrapnews.com- Status darurat peredaran narkotika kini disematkan untuk Kota Batam.…

11 jam ago
  • Olahraga

Timnas Indonesia Legend Turun ke Batam, Hidupkan Ghirah Sepak Bola dari Grassroots Hingga Internasional

TelegrapNews.com - Geliat sepak bola Batam kembali mendapat energi baru. Setelah sukses menggelar Batam International…

1 hari ago
  • Batam

Pengurusan IKD di Kecamatan Meningkat, Minimal 60 Orang per Hari

Warga yang hendak mengurus IKD di Kecamatan Batuaji pada Jumat (14/8/2026). F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com- Antuasias…

1 hari ago