Headline

Debat Pilkada Batal, Tim NADI Sebut Ada Kolusi KPU dan Paslon ASLI

Telegrapnews.com, Batam – Tim pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut 1, Nuryanto-Hardi Selamat Hood (NADI), menuding adanya kolusi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam dengan pasangan calon nomor urut 2, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI).

Mereka menilai pembatalan debat publik kedua Pilkada Batam 2024 mencederai demokrasi dan merugikan negara.

Juru Bicara Tim NADI, Riky Indrakari, dalam konferensi pers di Posko Pemenangan NADI pada Sabtu (16/11/2024), mengungkapkan indikasi adanya “pemufakatan jahat” yang tidak hanya memengaruhi demokrasi tetapi juga keuangan negara.

Baca juga: 10 Ribu Penonton Konser Rura Nauli Tunjukkan Dukungan untuk Rudi-Rafiq

“Kami menemukan indikasi kuat bahwa keputusan pembatalan debat publik ini adalah hasil dari pemufakatan yang merugikan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah. Hal ini juga mencoreng indeks demokrasi, terutama dalam aspek budaya politik,” kata Riky.

Kronologi dan Dugaan Kolusi

Menurut Riky, dugaan ini berawal dari rapat koordinasi antara Liaison Officer (LO) pasangan calon dengan KPU pada 11 November 2024. Dalam rapat tersebut, Tim NADI mengklaim kehadiran tiga anggota DPRD Batam dari koalisi ASLI yang tidak diundang.

“Kami merasa heran, karena rapat hanya untuk LO, tetapi ada tiga anggota DPRD dari partai pengusung ASLI yang hadir. Mereka bahkan mengusulkan pembatalan debat dengan alasan paslon mereka tidak siap dan tema debat dianggap terlalu berat,” ungkapnya.

Riky juga menyebut, salinan kesepakatan terkait tata tertib debat yang dijanjikan KPU tidak pernah diterima pihaknya hingga hari debat. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya upaya sistematis untuk merugikan pasangan nomor urut 1.

Baca juga: Ribuan Relawan ASLI Padati Senam Sehat Bersama Raffi Ahmad & Friends

Kerugian Negara dan Rencana Laporan ke Bawaslu

Ketua Tim Kuasa Hukum NADI, Khoirul Akbar, menyoroti kerugian keuangan negara akibat pembatalan debat yang diperkirakan mencapai Rp300 juta hingga Rp400 juta. Dana tersebut seharusnya bisa dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

“Ini adalah bentuk pemborosan anggaran yang tidak bisa ditoleransi. Kami menduga ada kolusi yang melibatkan pejabat publik, sehingga akan melaporkannya ke Bawaslu dan DKPP,” ujar Khoirul.

Sengketa Tata Tertib dan Alasan Paslon ASLI

Debat publik kedua yang dijadwalkan pada Jumat (15/11/2024) di Hotel Vista Batam batal setelah pasangan ASLI memprotes larangan penggunaan ponsel selama debat. Ketua KPU Batam Mawardi menyebut ketidaksepakatan soal tata tertib debat sebagai penyebab utama pembatalan.

“Subjek tata tertib harus disepakati kedua belah pihak. Hingga malam sebelum debat, belum ada kesepakatan,” terang Mawardi.

Amsakar Achmad, dalam pernyataan usai pembatalan, mengkritik larangan penggunaan ponsel. “Era ini adalah era teknologi. Larangan itu langkah mundur. Jika kami dilarang membawa ponsel, seharusnya paslon lain juga dilarang membawa catatan,” katanya.

Respons Publik dan Dampak Politik

Pembatalan debat memunculkan berbagai reaksi di masyarakat. Banyak yang menilai insiden ini mencerminkan lemahnya pengelolaan proses demokrasi di Batam.

Perseteruan ini juga menjadi sorotan nasional, mengingat kedua pasangan calon didukung oleh koalisi besar, yaitu KIM Plus untuk ASLI dan PDIP bersama Partai Gelora untuk NADI.

Tim NADI berharap laporan mereka ke Bawaslu dan DKPP dapat membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam Pilkada Batam 2024.

“Kami akan terus memperjuangkan demokrasi yang bersih dan adil,” tegas Khoirul.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Ekonomi

Harga Emas Antam Stagnan, di Angka Rp 2.839.000 per Gram

Ilustrasi Emas. F . Istimewa TelegrapNews.com- Harga emas Antam dibanderol Rp 2.839.000 per 1 gram…

34 menit ago
  • Olahraga

Prancis Kalahkan Senegal, Deschamps Sebut Kunci Kemenangan Adalah Pergantian Posisi

para pemain Prancis melakukan selebrasi. f. istimewa TelegrapNews.com -Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengatakan pergantian…

49 menit ago
  • Nasional

Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, Anggaran Capai Rp 1,42 Triliun

Ketua KPU Mochammad Afifuddin (kanan) bersama Anggota KPU Idham Holik (kiri). f.jawapos.com TelegrapNews.com - Komisi…

14 jam ago
  • Batam

Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua Ikut Berperan Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

Kapolda Kepri menandatangani fakta integritas komitmen bersama dengan para pengusaha besi tua untuk memutus rantai…

22 jam ago
  • Batam

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Apel penyerahan ditpam, aset dan Kawasan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar…

1 hari ago
  • Batam

Ribuan Warga Hinterland Demo di LSM LIRA Kepri, Desak Yusril Kota Minta Maaf Karena Dianggap Cemarkan Nama Baik Masyarakat Pulau Kasu

ribuan warga pulau kasu demo di depan kantor LIRA Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ribuan…

2 hari ago