Batam

Dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Kepri, Kuasa Hukum Pemilik Kapal CR6 Tunggu Kepastian Hukum Kliennya

Telegrapnews.com, – Jendris Sihombing, kuasa hukum dari pemilik Kapal CR6 saat ini menunggu kepastian hukum kliennya, Saimun.

Sebelumnya, Saimun, Direktur PT Sarana Sijori Pratama dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Kepri dengan no LP/B/II/SPKT2024/POLDA KEPULAUAN RIAU pada tanggal 28 Februari 2024.

Dalam hal ini, Saimun dituduh melakukan pengrusakan oleh warga negara Malaysia, Teo Yau Zhong dengan bermodalkan Bill of Sale.

“Lucu. Seorang warga negara Malaysia melapor sebagai pemilik kapal CR6 dengan bermodalkan Bill of Sale. Yang mana Kapal CR6 itu katanya berbendera Mongolia,” kata Jendris kepada wartawan, Selasa, 25 Juni 2024.

Dia menyebutkan, terkait laporan ini sudah dilakukan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri dua minggu lalu.

Sebagai pemilik kapal CR6, katanya, kita sudah paparkan semua dokumen yang dimiliki PT Sarana Sijori Pratama yang berbendera Tanzania.

Disebutkannya, pada kesempatan itu, ia juga menunjukkan dokumen PT Sarana Sijori Pratama yang sah atas pembelian Kapal CR6 IMO 8675916 dari Syarikat Albahria Selatan Resource Malaysia.

Dikatakannya, Bill of Sale yang dimiliki klainnya ada endorsemen dari Kassim Publik Notari Malaysia tertanggal 22 Desember 2022, Ministry of Foreign Affairs Malaysia tertanggal 8 Maret 2024 dan KBRI Kuala Lumpur tertanggal 13 Maret 2024.

“Dan Bill of Sale yang dimiliki pelapor itu tidak ada endorsemen alias ini surat dibawah tangan,” katanya sambari menunjukkan kedua Bill of Sale milik pelapor yang jauh berbeda dengan Bill of Sale milik Syarikat Albahria Selatan Resource Malaysia.

Lalu, PT Sarana Sijori Pratama memiliki dokumen peralihan dari Syarikat Albahria Selatan Resource Malaysia yang dilakukan dihadapan Notaris Yulianti di Batam.

Dari LP/B/II/SPKT2024/POLDA KEPULAUAN RIAU pada tanggal 28 Februari 2024 laporan warga negara Malaysia, Teo Yau Zhong, pada Kamis, 28 Maret 2024 keluar surat perintah penyidikan dengan no SP.Sidik/50/III/RES 1.10/2024/Ditreskrimum.

Dengan ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan ini diikuti dengan upaya paksa memasang police line kapal CR6.

Jendris lebih jauh mengatakan hal ini menjadi pertanyaan besar? Apakah hal ini sudah layak secara hukum dan apakah sudah terpenuhi unsurnya secara hukum.

“Sepengetahuan kita, penyidik belum melakukan pemeriksaan dari Syarikat Albahria Selatan Resource Malaysia. Ada apa ini?,” katanya bertanya.

Namun saat ini, setelah gelar perkara di Bareskrim, kita masih menunggu kepastian hukum atas status terhadap klain kita.

Share

Recent Posts

  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

5 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

5 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

1 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

1 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

1 hari ago
  • Batam

Riding Bersama, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Tinjau Infrastruktur Jalan

Amsakar Achmad dan Li Claudia Candra naik motor mengendarai sepeda motor meninjau infrastruktur jalan. F…

1 hari ago