Hukum Kriminal

Ditpolairud Polda Kepri Ungkap Tiga Kasus Besar: PMI Ilegal dan Rokok Tanpa Cukai

Telegrapnews.com, Batam – Ditpolairud Polda Kepri berhasil mengungkap tiga kasus besar selama Desember 2024. Kasus-kasus tersebut meliputi pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai, dan pengelolaan keberangkatan PMI ilegal.

Polisi kini mengamankan sejumlah tersangka beserta barang bukti dan melanjutkan proses penyidikan.

Baca juga: Penyelundupan Meningkat di Batam, Bea Cukai Batam Sita Barang Senilai Rp 387 Miliar

1. Pengiriman Lima PMI Ilegal ke Malaysia

Kasus pertama diungkap pada Kamis (19/12) di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam. Seorang pria berinisial RKL alias R (45) ditangkap setelah terbukti mengatur keberangkatan lima PMI ke Malaysia secara nonprosedural.

Polisi menghentikan kendaraan tersangka di depan Mega Mall Batam dan menemukan lima PMI di dalam mobil Daihatsu Xenia yang digunakan.

Barang bukti berupa paspor, tiket ferry, uang tunai 500 Ringgit Malaysia, dan mobil disita. RKL dijerat dengan Pasal 81, 69, dan 83 UU Nomor 18 Tahun 2017 dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp15 miliar.

Baca juga: 10 Oknum Polisi dan 2 Warga Sipil Jadi Tersangka Narkotika, Kejati Kepri Siap Limpahkan ke Pengadilan

2. Peredaran Rokok Tanpa Pita Cukai

Kasus kedua diungkap di Kabupaten Karimun, Rabu (18/12). Polisi menggerebek sebuah rumah di Jalan Telaga Tujuh yang dijadikan gudang penyimpanan 301 dus dan 32 slop rokok merek Camclar Original. Ini setara dengan 3.016.400 batang rokok tanpa cukai.

Pemilik rumah, R (42), mengaku bahwa rokok tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Riau. Berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, pelaku diancam pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga sepuluh kali nilai cukai.

Baca juga: Bandara Hang Nadim Kini Punya Gedung VVIP Modern, Dorong Batam Jadi Kota Kelas Dunia

3. Pengelolaan Keberangkatan PMI Nonprosedural

Kasus ketiga melibatkan seorang pria berinisial LPW (42) yang ditangkap di Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (19/12). LPW diketahui mengatur keberangkatan dua PMI asal Nusa Tenggara Barat dengan biaya Rp13 juta per orang.

Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp12,15 juta, buku tabungan, ponsel, dan paspor. Tersangka dijerat Pasal 81 dan 69 UU Nomor 18 Tahun 2017 dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp15 miliar.

Dirpolairud Polda Kepri Kombes. Pol. Trisno Eko Santoso, S.I.K., menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas tindak pidana yang merugikan negara dan masyarakat.

“Kami akan terus konsisten menegakkan hukum, terutama di wilayah strategis seperti Kepulauan Riau, guna melindungi masyarakat dari eksploitasi dan kerugian besar. Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan segala bentuk kegiatan ilegal,” ungkapnya.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri Kompol Syaiful Badawi, S.I.K., menambahkan, “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindakan ilegal seperti pengiriman PMI nonprosedural dan peredaran barang tanpa izin. Jika mengetahui indikasi tindak pidana, segera laporkan agar kami dapat menindaklanjuti dengan cepat dan tepat.”

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

3 jam ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

13 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

13 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

1 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

1 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

1 hari ago