Tanjung Pinang

Gara-gara Tidak Miliki Manifest, Kapal Pembawa Sembako dari Batam Diamankan Bea dan Cukai Tanjungpinang

Telegrapnews.com, Tanjungpinang – Sebuah kapal kayu yang membawa sembako dan sayuran dari Kota Batam diamankan oleh Bea dan Cukai (BC) Tanjungpinang dalam operasi rutin yang disebut Operasi Jaring Sriwijaya. Kapal tersebut diamankan pada Kamis, 12 September 2024, di perairan Tanjungpinang.

Menurut Kasi Penindakan dan Penyidikan Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tanjungpinang, Ade Novan, kapal tersebut ditemukan di tengah laut. Kemudian dibawa ke Pelabuhan Internasional (SBP) Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Pawai Tatung Tionghoa Kembali Tampil di Batam: Hadir dengan Tema ‘Harmoni Dalam Keberagaman’

“Karena kapal ditemukan di tengah laut, petugas BC Tanjungpinang membawa kapal kayu itu ke pelabuhan untuk pengecekan,” kata Ade Novan seperti dikutip gotvnews, sabtu (14/9/2024).

Setelah pemeriksaan, ditemukan bahwa kapal tersebut mengangkut barang-barang sembako dan sayur-sayuran dari Batam menuju Tanjungpinang.

Namun, kapal tersebut tidak memiliki manifest, yang merupakan dokumen penting yang mencatat barang-barang yang diangkut.

baca juga: Kecelakaan Maut di Sekupang: Pelajar SMKN 4 Tewas Setelah Ditabrak Motor dari Belakang

“Karena tidak memiliki manifest, kami mengenakan denda sekitar Rp 10 juta kepada pemilik kapal. Namun, kami akan memastikan jumlah pastinya setelah pengecekan lebih lanjut,” ujar Ade Novan.

Saat ini, kapal tersebut telah dilepas oleh petugas setelah proses administrasi selesai. Penegakan aturan ini diharapkan dapat mencegah pelanggaran serupa di masa depan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi pelayaran dan perdagangan.

Penulis: jd

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Perempuan Ditemukan Tewas di Rooftop Rumahnya, Polisi Amankan ART Tiga Jam Setelah Laporan

Ilustrasi meninggal dunia. F. istimewa TelegrapNews.com - Warga Sei Jodoh, Batuampar dikejutkan dengan tewasnya seorang…

10 jam ago
  • Internasional

546 Orang Masih Hilang dan Dipastikan 16 Orang Tertimbun Longsor di China

Longsor yang terjadi di Tibet. Ratusan orang masih hilang. F. istimewa TelegrapNews.com - Korban tewas…

16 jam ago
  • Batam

Terkait Masalah Gangguan Air ke Sejumlah Perumahan, BP Batam Minta Maaf

Amsakar Achmad saat meninjau perbaikan pipa yang bocor di daerah Mukakuning.F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan…

17 jam ago
  • Batam

Masalah Air Bersih Tak Kunjung Selesai, Banyak Warga Kesulitan Mandi dan Memasak

Kebocoran pipa di daerah Mukakuning. F. Istimewa TelegrapNews.com- Dalam beberapa hari terakhir sejumlah perumahan di…

1 hari ago
  • Kepri

Polda Kepri Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Lokasi Aksi

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei. F. Istimewa TelegrapNews.com– Kepolisian Daerah Kepulauan…

2 hari ago
  • Nasional

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

GAPKI foto bersama dengan ketua PWI Pusat. F. Istimewa TelegrapNews.com– Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia…

2 hari ago