JD, ibu yang tega merantai anaknya, menangis dihadapan jaksa, Selasa (7/1/2025) (lcm)
Telegrapnews.com, Batam – JD (37), ibu tiga anak yang disangka telah melakukan kekerasan fisik terhadap putri keduanya, menangis saat diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Selasa (7/1). JD terancam hukuman pidana penjara selama tiga tahun enam bulan.
Proses penyerahan tersangka JD dari penyidik ke JPU merupakan tahap kedua setelah berkas perkara dinyatakan lengkap. Dalam tahap ini, penyidik tidak hanya menyerahkan JD, namun juga barang bukti berupa rantai dan ponsel.
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Batam, Iqram Saputra, menyampaikan bahwa barang bukti yang diserahkan adalah rantai dan ponsel.
“Ada barang bukti yang diserahkan ke kami, ada rantai dan hape,” ujar Iqram, didampingi JPU Adit.
Menurut Iqram, JD mengaku bahwa ia melakukan kekerasan terhadap anaknya karena kesal dengan perilaku sang anak yang sering membuatnya marah. Untuk memberi efek jera, JD merantai anak tersebut.
“Tujuan merantai agar anak jera, karena sudah sering membuat kesalahan, dan terakhir tak bisa ditolerir,” jelas Iqram.
Akibat perbuatannya, JD dijerat dengan Pasal 80 Ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak atau Pasal 351 Ayat 1 tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana tiga tahun enam bulan.
Kasus ini terungkap berkat laporan dari tetangga. Anak korban ditemukan dalam kondisi lebam di wajah dan kepala, serta terikat di dalam rumah.
Dalam keadaan ketakutan, anak tersebut berhasil meloloskan diri dan berlari ke rumah tetangga. Saat ditemukan, wajahnya terlihat membiru dan ia takut jika rantai yang menjeratnya dilepas.
Penulis: lcm
BNN saat menggrebek sebuah ruko di Batuampar. F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN)…
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. F. istimewa TelegrapNews.com - Batam kembali menegaskan posisinya sebagai…
Ilustrasi berbagai jenis narkoba. F. Chatgpt TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri bersama…
Terlihat mobil dinas milik BNN Kepri menunggu deoan ruko yang menjadi lokasi penggrebekan di Batuampar.…
Ilustrasi kualitas udara yang buruk di Jakarta. F. Istimewa TelerapNews.com - Situs pemantau kualitas Udara…
Sejumlah WNI Binaan di penjara di Johor Bharu Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menjelang HUT…