Hukum Kriminal

Kejati Kepri Terbitkan Surat Eksekusi Terpidana Roliati, Belum Ditemukan, Siap Jadi DPO

Telegrapnews.com, Batam – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) telah mengeluarkan surat perintah eksekusi terhadap terpidana Roliati, yang dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) dalam kasus pencurian dengan pemberatan. Namun, hingga kini, Roliati belum berhasil ditemukan untuk menjalani hukuman.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Yustar Yusuf, S.H., M.H., menyatakan bahwa proses pencarian terus dilakukan. 

“Surat perintah eksekusi sudah diterbitkan. Pencarian terhadap yang bersangkutan telah dilakukan, tetapi terpidana belum ditemukan. Apabila dalam waktu dekat tidak juga ditemukan, kami akan meminta bantuan Kejaksaan Agung dan pihak terkait lainnya serta menetapkannya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Yustar pada telegrapnews.com, Selasa (7/1/2025).

Perjalanan Kasus Roliati

Kasus ini bermula dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam, yang meminta hukuman lima tahun penjara terhadap Roliati di Pengadilan Negeri (PN) Batam. 

Namun, majelis hakim PN Batam menjatuhkan putusan percobaan satu tahun tanpa hukuman penjara. Tidak puas dengan putusan tersebut, JPU mengajukan banding. Di tingkat Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau, Roliati justru dibebaskan sepenuhnya.

JPU kemudian membawa perkara ini ke tingkat kasasi. Pada 12 November 2024, Mahkamah Agung mengabulkan kasasi JPU dan menjatuhkan vonis satu tahun penjara. Putusan ini sesuai dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kejaksaan Negeri Batam Hormati Putusan

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Tiyan Andesta, mengungkapkan bahwa pihaknya menghormati putusan MA dan menunggu salinan resmi sebagai dasar eksekusi. 

“Kami menghormati keputusan Mahkamah Agung ini. Meskipun sudah dirilis di SIPP, kami tetap menunggu salinan putusan resmi,” ujar Tiyan.

Tiyan juga menyoroti bahwa putusan MA ini mencerminkan keselarasan pandangan antara JPU dan hakim MA. Ini berbeda dengan putusan di pengadilan sebelumnya.

Keputusan MA dan Hakim yang Menangani

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Dr. Drs. Burhan Dahlan, S.H., M.H., bersama hakim anggota Sutarjo, S.H., M.H., dan Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, S.H., M.H., menyatakan mengabulkan kasasi dan membatalkan putusan sebelumnya.

Pihak kejaksaan berharap segera mendapatkan salinan putusan lengkap agar proses hukum terhadap Roliati dapat dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis: LCM

Share

Recent Posts

  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

15 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

21 jam ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago
  • Batam

Lubang Bekas Galian Pasir Ilegal Ditutup, Tim Lakukan Patroli Rutin

Lubang bekas tambang pasir ilegal dipulihkan BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan lingkungan di…

2 hari ago
  • Nasional

320 WNA Ditangkap Terkait Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Dititipkan ke Imigrasi

Polisi menangkap ratusan WNA terkait Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta. F dok antara TelegrapNews.com…

3 hari ago