Kepri

“Ikat Pinggang Ketat” Ala Gubernur Kepri Ansar Ahmad

Telegrapnews.com, Batam – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengeluarkan kebijakan penghematan anggaran dengan menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor: B/900.1.2/112/BKAD-SET/2025 tentang Efisiensi Anggaran Belanja pada APBD Provinsi Kepri Tahun 2025.

Instruksi yang diterbitkan di Tanjungpinang pada 2 Februari 2025 ini ditujukan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Sekretaris DPRD Kepri, Inspektorat Daerah, para Kepala Dinas, Badan, dan Biro Provinsi Kepri, serta seluruh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Tujuannya adalah melakukan evaluasi terhadap program, kegiatan, dan sub-kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing OPD demi efisiensi anggaran belanja pada APBD Kepri 2025.

“Sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, maka kami mengeluarkan Instruksi Gubernur ini,” ujar Ansar Ahmad dalam instruksinya.

Dalam kebijakan ini, Gubernur Ansar menegaskan beberapa langkah efisiensi anggaran, di antaranya:

  1. Membatasi belanja untuk kegiatan seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar.
  2. Mengurangi anggaran perjalanan dinas hingga 50%.
  3. Membatasi belanja honorarium dengan mengacu pada Peraturan Presiden mengenai Standar Harga Satuan Regional serta Peraturan Gubernur Kepri terkait Standar Harga Satuan.
  4. Mengurangi belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output yang terukur.
  5. Memfokuskan alokasi anggaran pada target kinerja pelayanan publik, bukan berdasarkan pemerataan antar unit kerja atau alokasi tahun sebelumnya.
  6. Lebih selektif dalam pemberian hibah langsung dalam bentuk uang, barang, maupun jasa kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah lainnya, BUMN, BUMD, serta organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum.

Instruksi ini menegaskan bahwa seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri wajib melaksanakan kebijakan ini dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • Internasional

Iran Eksekusi Mantan Pegawai Badan Atomnya, Diduga jadi Mata-mata Mossad

Iran eksekusi seorang pejabatnya yang diduga terafiliasi dengan Mossad. f. Istimewa TelegrapNews.com - Iran dilaporkan…

3 jam ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sudah Tangkap 11 Kepala Daerah, Sebut Mahalnya Biaya Politik jadi Pemicu Korupsi

Jubir KPK Budi Prasetyo. f dok berita nasional TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah…

19 jam ago
  • Batam

Ditlantas Polda Kepri Gelar Police Goes to Campus di Universitas Internasional Batam, Tekankan Safety Riding ke Mahasiswa

Ditlantas Polda Kepri bersama mahasiswa. F. Istimewa TelegrapNews.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan…

1 hari ago
  • Nasional

Polri Amankan 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

Polri amankan ratusan orang tersangka penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi. F. Istimewa TelegrapNews.com– Bareskrim Polri…

1 hari ago
  • Politik

Ade Angga Ketua Golkar Kepri yang Dekat dengan Rakyat, Penuh Pengalaman dan Sukses dalam Politik dan Bisnis

Ade Angga bersama Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. F. Facebook TelegrapNews.com - Siapa yang tidak…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Nadiem Pertanyakan Eks Konsultannya Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan. f. istimewa TelegrapNews.com - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan…

2 hari ago