telegrapnews.com – Tidak semua orang seusia kita berada pada posisi finansial yang sama. Ada yang masih merasa kesulitan mengatur pengeluaran, hidup dari gaji ke gaji, dan sering cemas menghadapi biaya tak terduga.
Di sisi lain, ada orang yang tampak lebih tenang secara finansial, mampu menabung, berinvestasi, dan mengatur uangnya dengan bijak tanpa stres secara berlebihan.
Menariknya, kemajuan finansial seperti ini tidak selalu terlihat dari gaya hidup atau harta yang dimiliki.
Seringkali, tanda-tandanya muncul dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana, pola pikir tentang uang, dan cara mengelola keuangan secara disiplin.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa pertanda utama yang menunjukkan bahwa kamu lebih maju secara finansial dibanding teman-teman seusiamu, sekaligus memberi panduan untuk mengenali dan meniru kebiasaan-kebiasaan positif ini.
Dilansir dari laman Global English Editing, berikut merupakan 8 pertanda bahwa kamu lebih maju secara finansial dibanding orang-orang seusiamu.
1. Kamu Tahu Kemana Uangmu Pergi
Orang yang bijak secara finansial selalu memiliki gambaran jelas tentang aliran uang mereka, meskipun tidak mencatat setiap rupiahnya.
Mereka tahu berapa banyak uang yang masuk dari gaji atau sumber lain, berapa yang harus dibayarkan untuk kebutuhan rutin, dan berapa yang bisa disisihkan untuk tabungan atau investasi.
Kebanyakan orang seusia kita hidup dalam kabut finansial, di mana mereka tahu uang datang dan pergi, tetapi tidak memahami detail pengeluaran mereka.
Dengan mengetahui pola pengeluaran sendiri, kamu bisa mengontrol keuangan dengan lebih baik, merencanakan pengeluaran masa depan, dan menghindari kebiasaan boros tanpa sadar.
2. Dana Daruratmu Sudah Siap
Banyak orang bicara tentang pentingnya dana darurat, tetapi kenyataannya sedikit yang benar-benar memilikinya.
Dana darurat adalah simpanan yang cukup untuk menutupi kebutuhan hidup selama beberapa bulan jika terjadi hal tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya medis, atau kebutuhan mendadak lainnya.
Jika kamu sudah memiliki simpanan minimal tiga bulan pengeluaran, itu artinya kamu lebih siap daripada sebagian besar orang seusiamu.
Dana darurat mungkin tidak terlihat “mewah” atau menarik di media sosial, tetapi itu adalah fondasi keamanan finansial yang membuat hidup lebih tenang.
3. Kamu Tidak Membeli untuk Pamer
Banyak orang terjebak dalam perlombaan gaya hidup, merasa harus selalu memiliki gadget terbaru, pakaian bermerek, atau barang mewah lainnya untuk dianggap sukses.
Namun, orang yang matang secara finansial memahami bahwa kepemilikan barang tidak menentukan nilai diri mereka.
Mereka bisa mengendarai mobil tua, berpakaian sederhana, dan tetap merasa nyaman ketika orang lain memiliki barang yang lebih mahal.
Dengan melepaskan kebutuhan untuk mengesankan orang lain, keputusan finansial bisa dibuat berdasarkan nilai dan kebutuhan yang sebenarnya, bukan persepsi atau tekanan sosial.
4. Kamu Bisa Membedakan Antara “Mampu” dan “Sebaiknya Membeli”
Kemampuan finansial bukan sekadar melihat saldo rekening dan membeli barang yang diinginkan.
Orang yang dewasa secara finansial cenderung menilai setiap keputusan pembelian disertai dengan pertanyaan penting, “Haruskah saya membeli ini?” bukan hanya “Bisakah saya membeli ini?”
Perbedaan ini penting, karena memungkinkan seseorang menahan diri dari pengeluaran yang tidak perlu, menjaga keuangan tetap sehat, dan mengalokasikan uang untuk hal-hal yang benar-benar bermanfaat di masa depan.
5. Kamu Mulai Berinvestasi, Bukan Hanya Menabung
Memiliki tabungan atau program pensiun itu sangatlah penting, tetapi orang yang cerdas secara finansial memahami nilai investasi jangka panjang.
Mereka menaruh sebagian uang mereka ke instrumen yang bisa berkembang, seperti saham, reksa dana, atau deposito dengan bunga tinggi, sehingga nilai uang akam tumbuh seiring waktu.
Dengan berinvestasi sejak dini, mereka memanfaatkan kekuatan bunga majemuk dan membangun keamanan finansial yang jauh lebih stabil daripada hanya menabung di rekening biasa.
Kebanyakan orang seusia kita bahkan belum memulai investasi sama sekali, sehingga langkah ini menempatkanmu di posisi yang lebih unggul.
6. Utangmu Punya Tujuan atau Tidak Ada Utang Sama Sekali
Tidak semua utang itu buruk. Utang yang strategis, seperti KPR untuk rumah dengan harga wajar atau pinjaman pendidikan yang meningkatkan penghasilan di masa depan, bisa membantu memperkuat posisi finansial.
Sebaliknya, utang konsumtif, seperti kartu kredit untuk liburan atau barang yang sebenarnya tidak perlu, justru akan menambah beban.
Orang yang bijak secara finansial hanya memiliki utang yang sengaja dipilih untuk keuntungan jangka panjang, atau bahkan bebas utang sama sekali.
Dengan cara ini, mereka bisa menjaga kestabilan keuangan dan fokus pada pertumbuhan aset, bukan hanya membayar bunga dari utang yang tidak produktif.
7. Kamu Menghargai Pengalaman daripada Barang
Orang yang dewasa secara finansial tahu bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari kepemilikan barang mewah, melainkan dari pengalaman yang bermakna.
Mereka memilih pengalaman yang benar-benar memberikan kenangan dan kebahagiaan, misalnya liburan bersama teman dekat atau kegiatan yang memberi manfaat emosional, dibandingkan hanya mengikuti tren demi tampil di media sosial.
Dengan kemampuan ini, mereka bisa menikmati hidup tanpa merusak anggaran, membuat keputusan yang cerdas, dan tetap mendapatkan kepuasan yang lebih bertahan lama daripada sekadar membeli barang mahal.
8. Masalah Uang Tidak Membuatmu Stres
Orang yang dewasa secara finansial mungkin tidak kaya, tetapi mereka memiliki sistem dan rencana yang jelas untuk mengelola keuangan.
Mereka tahu apa yang masuk, apa yang keluar, dana darurat tersedia, dan investasi tumbuh untuk masa depan. Akibatnya, mereka tidak terjaga di malam hari karena cemas memikirkan tagihan atau pengeluaran mendadak.
Kedamaian pikiran ini adalah tanda sejati dari kedewasaan finansial, karena kemampuan mengelola uang dengan baik akan dapat memberi rasa aman yang jauh lebih berharga daripada barang mewah.(*)
Jelang HPN 2026, Pemprov Banten dan Panitia Gelar Rapat Koordinasi. Tampak Sekdaprov Banten dan Panitia…
Ilustrasi Crypto. F ist telegrapnews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor aset kripto…
Kapal yang diamankan Bea Cukai karena diduga membawa barang selundupan dari Batam ke Pulau Bintan.…
Terdakwa kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya Isa Rachmatarwata. f dok antara telegrapnews.com - Pengadilan…
Kepala BNPT Eddy Hartono.f istimewa batampos - Sebaran paham ekstrimisme di kalangan anak-anak dan remaja…
Telegrapnews.com - Bea Cukai Batam mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 melalui penguatan penerimaan negara,…