Headline

Kapolda Sumbar: Tersangka Pembunuh Gadis Penjual Gorengan adalah Residivis Berbahaya

Telegrapnews.com, Padang Pariaman – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono, mengungkapkan bahwa tersangka pembunuh gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, berinisial IS (31), bukanlah pelaku sembarangan. Tersangka merupakan residivis dengan dua kali pengalaman menjalani hukuman penjara terkait kasus pencabulan dan narkoba.

“Tersangka bukan pelaku sembarangan. Ditemukan atas bantuan masyarakat,” ujar Suharyono kepada wartawan di Mapolres Padang Pariaman, Jumat (20/9/2024).

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman Akui Aksi Keji

Suharyono menjelaskan bahwa IS pernah berurusan dengan hukum pada tahun 2013 karena pencabulan dan terlibat dalam kasus narkoba pada tahun 2017.

Dia menambahkan bahwa penyidik awalnya mengalami kesulitan dalam mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi terkait kasus ini.

“Selama 10 hari ini, sangat sulit dan berat untuk mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi,” kata Kapolda.

Penyidik mulai menemukan titik terang setelah tas milik tersangka ditemukan. Namun, saat dilakukan penyergapan, IS berhasil melarikan diri.

Baca juga: Breaking News: Dua Minggu Diburu, Pelaku Pembunuh Gadis Penjual Gorengan Kayu Tanam Ditangkap

“Pada hari ke-9, kami menerima laporan dari warga mengenai keberadaan tersangka. Namun, saat dicari, dia sudah berpindah tempat. Akhirnya, pada hari ke-11, tersangka berhasil ditemukan di rumah kosong,” tambah Suharyono.

Sebelumnya, NKS (18), gadis penjual gorengan, dilaporkan hilang pada Jumat (6/9/2024) saat berkeliling menjajakan dagangannya.

Dua hari kemudian, jasadnya ditemukan terkubur tanpa busana, dan polisi menduga bahwa NKS menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan.

Baca juga: Dua Pelaku Jambret di Batam Ditembak Polisi Saat Berusaha Kabur

IS ditangkap pada Kamis (19/9/2024) di Kayu Tanam, Padang Pariaman, ketika bersembunyi di loteng sebuah rumah kosong.

Tersangka mengakui telah memperkosa dan menguburkan NKS di tempat kejadian perkara. Penangkapan ini memicu reaksi positif dari masyarakat, yang berharap kasus ini dapat segera diselesaikan secara tuntas.

Penulis: jd

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Samarkan Narkoba ke Kemasan Makanan Kering, BNN Ungkap Jaringan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Ilustrasi berbagai jenis narkoba. F. Chatgpt TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri bersama…

17 jam ago
  • Hukum Kriminal

Diduga Simpan Narkoba Puluhan Kilogram, BNN Kepri Grebek Ruko di Batuampar

Terlihat mobil dinas milik BNN Kepri menunggu deoan ruko yang menjadi lokasi penggrebekan di Batuampar.…

19 jam ago
  • Nasional

Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia, Ini Dia Daerah dengan Kualitas Udara Paling Tidak Sehat di Dunia

Ilustrasi kualitas udara yang buruk di Jakarta. F. Istimewa TelerapNews.com - Situs pemantau kualitas Udara…

24 jam ago
  • Nasional

1.583 WNI Jalani Proses Hukum di Johor Bahru,107 Orang Terima Bantuan Kemanusiaan

Sejumlah WNI Binaan di penjara di Johor Bharu Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menjelang HUT…

1 hari ago
  • Batam

Penerima Alokasi Wajib Laporkan Progres Pembangunan Maksimal 31 Agustus 2026

BP Batam bakal menerbitkan Perka baru soal lahan tidur di Batam (ilustrasi) TelegrapNews.com - Badan…

1 hari ago
  • Ekonomi

Harga Emas Naik Hingga Rp15 Ribu per Gram

Ilustrasi Emas. F . Istimewa TelegrapNews.com - Harga emas Antam, yang dipantau dari laman Logam…

2 hari ago