Polisi masih memburu satu pelaku utama, WNA Vietnam yang mengeroyok DJ First Club Batam (ilustrasi)
Telegrapnews.com, Batam – Kasus penganiayaan DJ Stevanie oelh 3 WNA Vietnam di First Club Batam sampai saat ini diperiksa polisi. Kesepakatan damai yang sebelumnya diberitakan, belum tercapai.
Polisi sendiri masih terus memburu pelaku utama, DJ Misa yang buron. Sementara, dua pelaku lainnya, Le Thi Huynh Trang dan Nguyen Thi Thu Thao sudah ditahan di Polsek Lubuk Baja, Batam.
“SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah kami kirimkan ke kejaksaan. Kasus ini sedang kami dalami,” tegas Zaenal dalam keterangannya, Sabtu (15/6/2025).
Polisi menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan hingga ada kesepakatan kedua pihak yang sah dan memenuhi prosedur hukum.
“Selama belum ada kesepakatan dan syarat formal restorative justice belum terpenuhi, penyidikan tidak akan dihentikan,” jelas Kapolres.
Ketika ditanya soal status sosial dua WNA Vietnam itu, apakah sebagai pemandu lagu atau pengunjung biasa, polisi belum memberi keterangan pasti. Fokus penyidik, kata Zaenal, saat ini hanya pada unsur pidana kekerasan yang terjadi.
Insiden yang terjadi di tempat hiburan elite ini telah menimbulkan sorotan tajam dari masyarakat Batam. Warganet pun ramai-ramai mengutuk aksi kekerasan terhadap perempuan, apalagi pelaku disebut berasal dari luar negeri.
Editor: jd
Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. Dok TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Selebgram Ayu…
Huzrin Hood. f.wikipedia TelegrapNews.com – Tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Huzrin Hood, angkat suara…
Gedung mall pelayanan publik. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182…
Rokok yang diamankan bea cukai. F. Istimewa TelegrapNews.com - Bea Cukai Batam kembali memperkuat pengawasan…
Tabut bunga memperingati HUT Provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau melalui Irwasda…
Ketua PWI Provinsi Kepri, Saibansah Dardani bersama dengan Wakil Ketua PWI Kepri Bidang Hukum dan…