Batam

Kasus Rempang, PT MEG Cabut Laporan Penganiayaan, Bagaimana Nasib Nenek Awe?

Telegrapnews.com, Batam – Rekki (20), karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG) yang menjadi korban penganiayaan beberapa waktu lalu di Rempang, Kota Batam, memilih untuk mencabut laporan polisi (LP) yang diajukan pasca insiden tersebut.

Keputusan ini diambilnya dengan hati yang tulus. Dia didampingi Komisaris PT MEG, Vernaldi Anggada, yang datang ke Mapolresta Barelang pada Kamis sore (13/2).

Vernaldi mengungkapkan bahwa keputusan untuk mencabut laporan ini adalah murni kehendak korban, yang telah berbesar hati untuk memaafkan pelaku tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

“Kami memutuskan untuk mencabut laporan murni karena kemanusiaan. Ini kemauan dari korban sendiri yang sudah berbesar hati untuk memaafkan,” kata Vernaldi.

Lebih lanjut, Vernaldi menjelaskan bahwa setelah insiden tersebut, Rekki yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit, melapor ke Polresta Barelang. Namun, dengan berjalannya waktu dan situasi yang berkembang, mereka tidak menyangka jika pelaku yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka adalah Mak Awe, yang selama ini mereka anggap sebagai orangtua mereka sendiri.

“Hal ini yang menggugah hati Rekki untuk mencabut laporannya, karena tidak menyangka berujung orangtua kita sendiri yang menjadi tersangka dan mengingat sebentar lagi kita dari umat Muslim memasuki bulan suci Ramadhan,” ungkap Vernaldi.

Rekki juga menyatakan bahwa ia akan mengikuti prosedur pencabutan laporan di Polresta Barelang dan memaafkan pihak yang telah menganiaya dirinya.

“Dari perusahaan juga mengakui sangat bangga terhadap Rekki, karena sudah berbesar hati untuk memaafkan oknum-oknum yang membuat dirinya tak sadarkan diri dan juga melupakan kejadian yang menimpanya,” pungkas Vernaldi.

Keputusan tersebut mencerminkan sikap penuh pengertian dan kemanusiaan, serta semangat perdamaian yang didorong oleh situasi yang penuh empati.

Sementara di pihak Nenek Awe, tokoh pejuang wanita Rempang tidak mau berdamai dengan PT MEG.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

5 jam ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

14 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

15 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

1 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

1 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

2 hari ago