Nasional

Kejagung Geledah Rumah Mantan Menteri LHK Siti Nurbaya terkait Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit

Mantan Menteri LHK Siti Nurbaya. f Istimewa

TelegrapNews.com – Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), menggeledah rumah mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1).

Penggeledahan itu dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola sawit periode 2015–2024.

Direktur Penyidikan (Dirdik) JAM Pidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan, penggeledahan tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Dia menyebut, jajarannya menggeledah beberapa tempat berbeda. Baik yang berada di wilayah Jakarta maupun di luar Jakarta.

Pada Rabu, kata Syarief, penggeledahan berlangsung di bilangan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim) dan Kemang, Jakarta Selatan (Jaksel). Besoknya, pada Kamis, penyidik JAM Pidsus Kejagung melakukan penggeledahan di wilayah Rawamangun, Jaktim serta Bogor, Jawa Barat (Jabar).

”Ada beberapa tempat, beberapa tempat (kami geledah). Tapi, kalau yang namanya anggota DPR itu saya belum monitor. Kalau yang disebutkan tadi (Siti Nurbaya Bakar) betul,” ungkap dia kepada awak media pada Jumat (30/1).

Melalui penggeledahan yang berlangsung selama 2 hari berturut-turut itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti. Menurut Syarief, barang bukti yang disita adalah dokumen-dokumen berkaitan dengan kasus dugaan korupsi tata kelola sawit. Dia memastikan, penggeledahan itu dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut.

”Kami di sini adalah mencari alat bukti dan barang bukti,” tegasnya.

Siti Nurbaya Bakar merupakan salah seorang menteri yang bertugas di era kepemimpinan Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Dia menjadi salah seorang menteri perempuan di jajaran kabinet Jokowi. Selama bertugas menjadi pembantu Presiden Jokowi, Siti Nurbaya Bakar mendapat kepercayaan memimpin Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.(*)

Sumber: jawapos.com

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

16 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

1 hari ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

1 hari ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

2 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago