Hukum Kriminal

Lanjutan Kasus Sabu 2 Ton, Dua Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan Satu Terdakwa Lainnya Divonis 15 Tahun Penjara

Tiga terdakwa kasus narkotika jenis sabu seberat 2 ton menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Senin (9/3/2026). f istimewa

TelegrapNews.com – Sidang lanjutan perkara tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat 2 ton kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Senin (9/3/2026). Tiga terdakwa dihadirkan dalam sidang yakni Leo Chandra Samosir, Richard Halomoan Tambunan, dan Hasiholan Samosir.

Kasi Penkum Kejati Kepri Senopati, S.H., M.H. mengatakan majelis hakim dalam membaca putusannya dengan pertimbangan sama halnya dengan terdakwa sebelumnya yang telah dibacakan putusannya yakni terdakwa Fandi, Teerapong Lekprabud (WNA) dan terdakwa Weerapat Phongwan alias Mr Pong (WNA).

Pada hari ini Senin tanggal 9 Maret 2026, sebagaimana persidangan perkara Tindak Pidana Narkotika jenis Shabu dengan berat 2 Ton dengan ini dilanjutkan dengan sisa 3 terdakwa dengan agenda putusan pidana, perkara ini sebelumnya penanganannya dilakukan penuntutan secara terpisah yaitu atas nama Leo Chandra Samosir, terdakwa Richard Halomoan Tambunan dan terdakwa Hasiholan Samosir.

Sehingga total dari seluruh terdakwa yang berjumlah 6 (enam) orang hal ini masing-masing terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bermufakat melakukan tindak pidana Narkotika jenis Shabu beratnya melebihi 5 (lima) gram melanggar pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan Primair penuntut umum.

“Terhadap amar putusan yang dibacakan masing-masing terdakwa dipidana dengan pidana penjara yaitu terdakwa Leo Chandra selama 15 (lima belas) tahun, terdakwa Richard Halomoan Tambunan selama seumur hidup dan terdakwa Hasiholan Samosir selama seumur hidup,” ujar Senopati.

Ia mengakatan, hingga saat ini seluruh terdakwa dalam perkara tersebut yang berjumlah 6 Terdakwa telah di putus oleh Majelis hakim pada tingkat pertama.” Dengan ini kami dari Penuntut Umum sangat menghormati atas putusan Majelis Hakim perkara a quo, sehingga atas putusan ketiga perkara yang di bacakan hari ini penuntut menyatakan pikir-pikir, diketahui dari Surat tuntutan yang dibacakan oleh Penuntut umum sebelumnya terhadap perkara ketiga terdakwa dimaksud yaitu dengan pidana Mati, dan akan mengambil sikap setelah menerima seluruhnya salinan putusan dari Pengadilan Negeri Batam sebagaimana diatur dalam pasal 277 ayat (2) KUHAP (UU No 20 Th 2025),” katanya. (*)

Share

Recent Posts

  • Internasional

Iran akan Buka Selat Hormuz jika AS Penuhi Tujuh Syarat

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegraNews.com - Pemerintah Iran menyampaikan tujuh…

1 jam ago
  • Batam

Perkenalkan KEK Pariwsata Kesehatan di Singapura

BP Batam kenalkan KEK Pariwisata Kesehatan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat…

3 jam ago
  • Nasional

KM Virgo Transport 8 Terbalik, Ratusan Penumpang Belum Ditemukan

KM Virgo Tranpsort 8. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa…

6 jam ago
  • News Update

PWI Kepri Beri Anugerah Warta Marwah kepada Lima Tokoh

F.dok PWI Kepri TelegrapNews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau akan memberikan Anugerah…

21 jam ago
  • Batam

Rakernas Peradi: Tulisan PERADI dan LOGO nya Telah Resmi Terdaftar di Kemenkumham

Otto Hasibuan bersama sejumlah pengurus Peradi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Angin "segar dari dewan pimpinan…

23 jam ago
  • Batam

IIBN Next Gen Festival 2026, Wadah Generasi Muda Asah Talenta dan Taklukkan Masa Depan

IIBN saat menggelar IIBN Next Gen Festival 2026. F. Istimewa TelegrapNews.com – Institut Teknologi &…

2 hari ago