Hukum Kriminal

Live di Radio! Kejati Kepri Serukan Perang Total Lawan Perdagangan Orang: Tidak Bisa Sendiri, Harus Bersama!

Telegrapnews.com, Tanjungpinang — Kejati Kepri kembali menggaungkan komitmennya dalam memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) lewat siaran langsung program “Jaksa Menyapa” di Radio O’nine 93 FM Tanjungpinang, Rabu (6/8/2025).

Kali ini, Kejati Kepri menghadirkan Alinaex Hasibuan, S.H., M.H., Kepala Seksi C (Terorisme dan Lintas Negara) Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Kepri. Dia mengupas tuntas bahaya dan cara kerja kejahatan perdagangan orang yang kini makin canggih dan terorganisir.

“TPPO adalah kejahatan lintas negara yang melanggar hak asasi manusia dan martabat kemanusiaan. Ini bukan sekadar kriminal, tapi kejahatan terstruktur dan sistematis,” tegas Alinaex di hadapan pendengar.

Dia didampingi Kasi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf, S.H., M.H., serta dipandu penyiar Andra dari Radio O’nine.

Dalam dialog interaktif yang disambut antusias masyarakat se-Kepri ini, Alinaex menjelaskan bahwa TPPO kerap dilakukan dengan modus terselubung seperti: ART, magang kerja fiktif ke luar negeri, pernikahan pesanan, hingga penipuan umroh. Bahkan, pelaku bisa berasal dari kalangan terdekat seperti keluarga, agen tenaga kerja, hingga oknum aparat.

Lebih mengejutkan, faktor penyebabnya juga kompleks. Mulai dari kemiskinan, rendahnya pendidikan, hingga budaya patriarki yang menempatkan perempuan sebagai komoditas seksual.

“Kejahatan ini tidak bisa dilawan sendirian. Harus kolaborasi lintas sektor: pemerintah, masyarakat, swasta, hingga LSM nasional dan internasional. Bersama, kita bisa putus rantai perdagangan orang,” tegas Alinaex dalam siaran itu.

Masyarakat Kepri pun tampak antusias menyambut program ini. Pertanyaan membanjiri narasumber lewat sambungan telepon, WhatsApp, hingga Instagram, menandakan tingginya kepedulian publik terhadap bahaya perdagangan orang.

Kegiatan berjalan aman dan lancar, serta memberikan edukasi hukum secara menyeluruh kepada masyarakat. Dalam siarannya, Kejati Kepri menegaskan pentingnya pelibatan semua pihak demi menciptakan Kepri sebagai benteng kuat melawan TPPO.

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • Ekonomi

Harga Emas Meroket Lagi, Cek Harganya

Ilustrasi Emas Antam. F istimewa TelegrapNews.com - Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam…

1 hari ago
  • Nasional

Pemerintah Buka Pelatihan Vokasi Nasional, Ini Jadwal pendaftaran dan Persyaratannya

Ilustrasi pelatihan vokasi nasional batch 1. f. Istimewa TelegrapNews.com - Pemerintah secara resmi telah membuka…

1 hari ago
  • News Update

Satgas TPPO Provinsi Kepri Kawal Pemulangan 150 PMI Deportasi dari Malaysia

Pihak kepolisian sedang memeriksa kesehatan WNI yang dideportasi dari Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Satuan…

1 hari ago
  • Kepri

Polda Kepri Berhasil Ungkap Penyelundupan 5.037 Kotak Daging Ilegal dan Ratusan Karung Balpres

Pengungkapan penyulundupan barang ilegal oleh Polda Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil…

2 hari ago
  • Nasional

KPK Tangkap Pejabat Ditjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap Impor Barang Tiruan

Ilustrasi gedung KPK. F. Istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang tersangka baru…

2 hari ago
  • Nasional

Mantan Dirut PT Pertamina Sebut Rp 75 Miliar untuk Amankan Pihak-pihak Tertentu agar Tak Terjerat Korupsi

Ilustrasi korupsi dan penyuapan. F Unsplash TelegrapNews.com - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Karen…

2 hari ago