Headline

Masyarakat Kepri Murka, Tokoh Melayu Kutuk Kekerasan di Pulau Rempang

Telegrapnews.com, Batam — Kekerasan yang menimpa masyarakat Pulau Rempang, Kota Batam, memicu kemarahan luas di Kepulauan Riau. Ketua GM BP3KR, Basyaruddin Idris, dengan tegas mengutuk aksi biadab yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang terhadap warga setempat.

“Sungguh biadab perbuatan itu, sangat tidak manusiawi,” ujar Basyaruddin, seperti dikutip jurnalkepri, Kamis (19/12/2024).

Basyaruddin menyatakan, pihaknya bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau akan segera menyampaikan surat resmi kepada Presiden Joko Widodo.

Mereka juga berencana menghadap langsung bersama tokoh-tokoh Melayu dari Rempang Galang untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi.

Baca juga: Konflik di Pulau Rempang: Warga Diserang, KontraS Sebut Kekerasan Berbasis Kepentingan Modal

Sebagai wujud kepedulian, masyarakat Kepulauan Riau menyampaikan tujuh poin pernyataan sikap terkait insiden tersebut:

1. Mengutuk keras aksi biadab yang dilakukan oleh sekelompok orang di Pulau Rempang.
2. Mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku kekerasan yang telah menganiaya delapan warga Rempang.
3. Meminta aparat berwenang untuk menjaga keselamatan warga Rempang.
4. Meminta pemerintah pusat bersikap bijak dengan tidak membenturkan kepentingan investasi PSN Rempang Eco City dengan kehidupan masyarakat Melayu di Rempang.
5. Menegaskan bahwa masyarakat Melayu tidak anti-investasi, tetapi menolak investasi yang mengganggu kehidupan dan peradaban warga lokal. Mereka meminta kawasan investasi dipindahkan ke lokasi lain yang tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
6. Menghentikan segala bentuk intimidasi dan kekerasan terhadap warga Pulau Rempang.
7. Mengajak masyarakat Melayu di seluruh Tanah Air untuk bersatu mendukung dan membantu warga Rempang.

Baca juga: Kampung Sembulang Rempang Diserang, Diduga Melibatkan Oknum Suruhan PT MEG

Maklumat ini telah ditandatangani oleh sejumlah tokoh adat dan pemimpin masyarakat Melayu, termasuk:

1. Yang Dipertuan Besar Perhimpunan Zuriat dan Kerabat Kesultanan Riau-Lingga, Sultan Hendra Syafri Riayat Syah.
2. Ketua Umum LAM Kepulauan Riau, Dato’ Seri Setia Utama H. Abdul Razak Ab.
3. Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABMI) Wilayah Kepri, Dato’ Perdana Abdul Malik.
4. Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Kepri, Ridarman Bay.
5. Ketua GM BP3KR, Basyaruddin Idris.

Pernyataan sikap ini mencerminkan solidaritas masyarakat Melayu dalam mempertahankan hak dan martabat mereka di tengah konflik yang semakin memanas akibat proyek strategis nasional yang kontroversial.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Ekonomi

Harris Hotel Batam Hadirkan Saturday Night Grill, Ini Harga dan Pilihan Menunya

TelegrapNews.com – Harris Hotel Batam Center memperluas penawaran bisnis kulinernya melalui program Saturday Night Grill…

8 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Bongkar Tiga Kasus TPPO, 30 WNI Hendak Dikirim Ilegal ke Singapura dan Malaysia

TelegrapNews.com – Janji bekerja di luar negeri dengan iming-iming penghasilan menggiurkan kembali menjadi pintu masuk…

9 jam ago
  • Kepri

Ada Permasalahan Ketenagakerjaan, Silahkan Segera Lapor ke Halo Buruh Kepri

Halo buruh Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kepulauan Riau…

10 jam ago
  • Batam

Mulai 1 November, Uang Tunai Tak Berlaku di Parkir Bandara Hang Nadim

Ilustrasi parkir non tunai. F. Chatgpt TelegrapNews.com - PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) menyampaikan…

12 jam ago
  • Nusantara

Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Mabes Polri, Ini Dugaan Kasusnya

Ilustrasi Polisi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri melakukan pemeriksaan…

14 jam ago
  • Batam

Jalan Tanjakan dekat Hotel Vista Menuju Sekupang Kembali Dibuka

Jalan dekat hotel Vista sudah dilalui kendaraan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan Pengusahaan Batam…

17 jam ago