Lingga

Polres Lingga, TNI dan Masyarakat Kompak Tangani Karhutla

Petugas melakukan pemadaman api. F. Istimewa

TelegrapNews.com – Polres Lingga bersama TNI, pemerintah daerah dan masyarakat terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Lingga dalam beberapa hari terakhir.

Di Desa Resun Pesisir, Kecamatan Lingga Utara, pemadaman telah berlangsung sejak 5 September 2026 dan pada Minggu (13/9/2026) memasuki hari kesembilan. Luas lahan terbakar sekitar ±22 hektare, dengan ±20 hektare telah dipadamkan.

Pada Minggu (13/9/2026), karhutla juga terjadi di Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, dengan luas lahan sekitar ±10 hektare. Pemadaman dilakukan personel Polsek Daik Lingga bersama TNI, Damkar, BPBD dan masyarakat, namun akses menuju lokasi masih sulit dijangkau sehingga api belum sepenuhnya dapat dipadamkan.

Di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, pemadaman pada Minggu (13/9/2026) telah memasuki hari ketiga. Luas lahan terbakar sekitar ±22 hektare, dengan ±17 hektare telah dipadamkan. Pemadaman dilakukan bersama TNI, Damkar, BPBD dan masyarakat.

Sementara itu, pada Sabtu (12/9/2026), Satuan Samapta Polres Lingga menangani karhutla di Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir. Lahan terbakar sekitar ±1 hektare dan berhasil dipadamkan. Lokasi kebakaran berada berdekatan dengan permukiman warga.

Penanganan dilakukan secara bersama oleh personel Polres Lingga, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa. Polres Lingga bersama unsur terkait masih melakukan pemadaman, pendinginan dan monitoring terhadap titik api yang masih tersisa.

Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., mengapresiasi sinergi Polres Lingga bersama TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanganan karhutla.

“Respons cepat dan sinergi seluruh pihak sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan membahayakan masyarakat,” ujar Kapolres.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.“Masyarakat dapat menghubungi Layanan Kepolisian 110 yang aktif 24 jam dan gratis.(*)

Share

Recent Posts

  • Batam

Dua Kelompok Bentrok di Setokok Terkait Lahan, Dua Orang Tewas dan Tujuh Orang Terluka

Tangkapan layar konflik di Setokok. F. Istimewa TelegrapNews.com- Setokok mencekam pada, Senin (14/9/2026). Dua kelompok…

17 menit ago
  • Internasional

Iran akan Buka Selat Hormuz jika AS Penuhi Tujuh Syarat

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegraNews.com - Pemerintah Iran menyampaikan tujuh…

20 jam ago
  • Batam

Perkenalkan KEK Pariwsata Kesehatan di Singapura

BP Batam kenalkan KEK Pariwisata Kesehatan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat…

22 jam ago
  • Nasional

KM Virgo Transport 8 Terbalik, Ratusan Penumpang Belum Ditemukan

KM Virgo Tranpsort 8. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa…

1 hari ago
  • News Update

PWI Kepri Beri Anugerah Warta Marwah kepada Lima Tokoh

F.dok PWI Kepri TelegrapNews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau akan memberikan Anugerah…

2 hari ago
  • Batam

Rakernas Peradi: Tulisan PERADI dan LOGO nya Telah Resmi Terdaftar di Kemenkumham

Otto Hasibuan bersama sejumlah pengurus Peradi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Angin "segar dari dewan pimpinan…

2 hari ago