Ekonomi

Misteri Impor Beras & Bawang di Batam! BP Batam Bungkam, Mafia Gunakan Kontainer untuk Selundupkan Pangan

Telegrapnews, Batam – Polemik tata niaga impor beras dan hortikultura di Batam kembali mencuat. Meski pemerintah pusat sudah menegaskan larangan impor beras konsumsi tahun 2025 karena stok nasional dianggap aman, dugaan praktik penyelundupan beras impor ke Batam justru makin marak.

Menariknya, pihak BP Batam yang menjadi otoritas terkait izin impor di wilayah Free Trade Zone (FTZ) memilih bungkam ketika dimintai klarifikasi.

Pada 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menargetkan impor 3,9 juta ton beras. Realisasinya hingga pertengahan tahun hanya sekitar 2 juta ton. Untuk Batam sendiri, stok beras tahun 2024 mencapai 15 ribu ton yang dinyatakan aman hingga akhir tahun.

Namun memasuki 2025, pemerintah pusat resmi menutup kran impor beras konsumsi, dengan alasan produksi dalam negeri meningkat. Meski begitu, dugaan masuknya beras impor ke Batam tak terbendung.

Modus penyelundupan kini tak lagi lewat kapal kayu atau pelabuhan tikus, tetapi menggunakan kontainer di pelabuhan resmi.

“Pola lama sudah tidak efektif. Sekarang penyelundupan beras lebih rapi, terstruktur, dan menggunakan sistem unmanifest di kontainer,” ungkap salah satu sumber investigasi Telegrapnews.

Tim Telegrapnews mencoba meminta klarifikasi ke BP Batam terkait mekanisme tata niaga impor beras dan hortikultura, namun hingga kini belum ada jawaban.
Mohammad Topan, Kabiro Umum dan Humas BP Batam, tidak merespons pesan maupun surat resmi. Bahkan, staf tata usaha humas, Tomi, menyebut agenda pimpinan masih padat dan belum bisa memberikan waktu wawancara.

Padahal, hanya BP Batam yang memiliki data resmi soal siapa saja perusahaan penerima kuota impor, serta berapa kebutuhan beras dan hortikultura untuk Batam setiap tahunnya.

Perusahaan Importir Bawang

Yang menarik, meski izin impor beras konsumsi ditutup, izin impor hortikultura tetap berjalan. Data Badan Karantina Kepri mencatat ada enam perusahaan importir resmi bawang di Batam, yakni:

  1. PT Prozen King
  2. PT Oskar
  3. PT Segar Prima Jaya
  4. PT Berkat Segar
  5. PT Maulan
  6. PT Anugrah Niaga Pratama

Menurut Ir. Holand, Ketua Tim Karantina Tumbuhan, mekanisme impor bawang dilakukan melalui pelabuhan resmi Batu Ampar dan Sekupang. Prosesnya ketat, mulai dari permohonan dokumen, pemeriksaan fisik, pengambilan sampel laboratorium, hingga pembayaran PNBP Rp 29 ribu per kilogram sebelum bawang bisa keluar dari pelabuhan.

Namun, Holand mengakui bahwa meskipun bawang sudah diawasi ketat di pelabuhan resmi, tetap saja ada upaya penyelundupan melalui jalur tidak resmi. “Yang banyak ditangkap itu masuk lewat pelabuhan tikus. Itu di luar wewenang karantina,” jelasnya.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar: jika impor beras resmi ditutup, mengapa impor hortikultura seperti bawang justru terbuka lebar?

Publik kini mendesak BP Batam untuk transparan menjelaskan tata niaga impor beras dan hortikultura agar tidak menimbulkan kecurigaan adanya praktik mafia pangan di kawasan FTZ Batam.

Penulis: indra

Share

Recent Posts

  • Ekonomi

Harris Hotel Batam Hadirkan Saturday Night Grill, Ini Harga dan Pilihan Menunya

TelegrapNews.com – Harris Hotel Batam Center memperluas penawaran bisnis kulinernya melalui program Saturday Night Grill…

12 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Bongkar Tiga Kasus TPPO, 30 WNI Hendak Dikirim Ilegal ke Singapura dan Malaysia

TelegrapNews.com – Janji bekerja di luar negeri dengan iming-iming penghasilan menggiurkan kembali menjadi pintu masuk…

13 jam ago
  • Kepri

Ada Permasalahan Ketenagakerjaan, Silahkan Segera Lapor ke Halo Buruh Kepri

Halo buruh Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kepulauan Riau…

14 jam ago
  • Batam

Mulai 1 November, Uang Tunai Tak Berlaku di Parkir Bandara Hang Nadim

Ilustrasi parkir non tunai. F. Chatgpt TelegrapNews.com - PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) menyampaikan…

16 jam ago
  • Nusantara

Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Mabes Polri, Ini Dugaan Kasusnya

Ilustrasi Polisi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri melakukan pemeriksaan…

18 jam ago
  • Batam

Jalan Tanjakan dekat Hotel Vista Menuju Sekupang Kembali Dibuka

Jalan dekat hotel Vista sudah dilalui kendaraan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan Pengusahaan Batam…

20 jam ago