Headline

Pemerkosaan di Perumahan Anggrek Mas Batam, Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

Telegrapnews.com, Batam – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Batam, yang menjadi korban pemerkosaan, meminta agar pelaku yang memperkosa dirinya dihukum seberat-beratnya.

Permohonan ini disampaikan oleh saksi yang berinisial T saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Andi Irawan di Pengadilan Negeri (PN) Batam pada Selasa (5/11/2024).

“Saya mohon pelakunya dihukum seberat-beratnya. Akibat kejadian ini, saya mengalami trauma yang sangat mendalam,” ungkap T dengan suara terbata-bata setelah memberikan keterangan dalam sidang yang digelar secara tertutup.

Baca juga: Dua Terdakwa Pengedar Obat Keras Tanpa Izin di Batam Terancam 12 Tahun Penjara

Saksi menceritakan bahwa peristiwa tragis itu terjadi di kamar kosnya di kawasan Perumahan Anggrek Mas, Batam Kota, saat dirinya baru pulang kerja dan hendak mandi. Pelaku, Andi Irawan, datang berpura-pura menanyakan penghuni kos lainnya yang sedang tidak ada di tempat.

Tanpa menaruh curiga, T menyarankan Andi untuk mengetuk kamar penghuni yang dimaksud. Namun, setelah itu, T pun melanjutkan aktivitasnya hendak mandi, sementara pelaku tetap berdiri di depan kamar. Memanfaatkan situasi, Andi kemudian mendekati korban dengan membawa pisau dan mengancam akan membunuhnya jika tidak menurut.

“Saya digiring masuk ke dalam kamar dengan pisau yang masih menempel di leher. Dalam kondisi terancam, akhirnya kehormatan saya pun berhasil direnggut terdakwa,” kata T sambil menahan tangis.

Baca juga: Polda Riau Gerebek Rumah Mewah di Batam, Temukan Ratusan Karung Barang Bekas Selundupan

Korban menceritakan bahwa dirinya akhirnya berhasil kabur setelah melihat pelaku lengah, dan langsung berteriak meminta bantuan. Tak lama setelah itu, pelaku berhasil ditangkap oleh petugas keamanan kompleks perumahan.

Peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Dia mengaku takut bertemu dengan orang tak dikenal.

“Saya takut mati, saya single mom dengan anak usia 3 tahun. Kejadian ini sangat mengerikan,” ungkapnya sembari terisak.

Korban berharap agar terdakwa dijatuhi hukuman seberat-beratnya, khawatir pelaku akan kembali mencari dirinya jika segera dibebaskan.

“Saya takut kalau dia cepat keluar, dia mungkin bisa mencari saya lagi,” ujarnya dengan cemas.

Terdakwa, Andi Irawan, dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, yang mengancam hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Pada sidang selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan keterangan dari terdakwa sebagai bagian dari proses hukum lebih lanjut.

“Pemeriksaan terdakwa akan dilaksanakan pada persidangan yang akan datang,” kata JPU saat meninggalkan PN Batam.

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • Nasional

Usai Grebek Planet Group Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Dimutasi, Naik Pangkat jadi Perwira Tinggi Bintang Dua

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. F. Istimewa TelegrapNews.com - Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjadi…

31 menit ago
  • Hukum Kriminal

Motif Sakit Hati, ART Aniaya Majikan hingga Meninggal di Rooftop Rumah di Jodoh

Ilustrasi meninggal dunia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, pelaku…

1 jam ago
  • Nasional

Pengasuh Ponpes Tebuireng, Gus Kikin Terpilih jadi Ketua PBNU Periode 2026-2031

Gus Kikin terpilih menjadi ketua PBNU. F. dok antara TelegrapNews.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng,…

1 jam ago
  • Batam

DPD IPK Kota Batam dan Provinsi Kepri Gelar HUT ke -57, Momentum Kobarkan Semangat Juang Pendiri

Ketua IPK Kota Batam Devin Hutabarat saat memotong kue ulang tahun dalam perayaan HUT IPK…

3 jam ago
  • Hukum Kriminal

Perempuan Ditemukan Tewas di Rooftop Rumahnya, Polisi Amankan ART Tiga Jam Setelah Laporan

Ilustrasi meninggal dunia. F. istimewa TelegrapNews.com - Warga Sei Jodoh, Batuampar dikejutkan dengan tewasnya seorang…

22 jam ago
  • Internasional

546 Orang Masih Hilang dan Dipastikan 16 Orang Tertimbun Longsor di China

Longsor yang terjadi di Tibet. Ratusan orang masih hilang. F. istimewa TelegrapNews.com - Korban tewas…

1 hari ago