Hukum Kriminal

Polda Kepri Jadi Nomor 1 se-Indonesia Ungkap Kasus TPPO, 189 Korban Diselamatkan dan 84 Tersangka Ditangkap

Telegrapnews, Batam – Prestasi membanggakan diraih Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri). Berdasarkan data terbaru, Polda Kepri menduduki peringkat pertama nasional dalam pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sepanjang tahun hingga Agustus 2025.

Total 60 kasus TPPO berhasil diungkap, dengan 189 korban berhasil diselamatkan serta 84 tersangka ditangkap. Capaian ini menjadikan Kepri sebagai daerah dengan penindakan kasus perdagangan orang tertinggi dibandingkan seluruh Polda lainnya di Indonesia.

Keberhasilan tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Bulanan Gugus Tugas TPPO Daerah Kepri yang digelar di Gedung Lancang Kuning, Mapolda Kepri, Senin (25/8/2025).

Acara juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Peraturan Harian Gugus Tugas PP-TPPO Tahun 2025 yang melibatkan unsur instansi pusat maupun daerah.

Karorenmin Stamaops Polri, Brigjen Pol Puji Santosa, mengapresiasi capaian Polda Kepri. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata keseriusan aparat di daerah perbatasan dalam menindak tegas pelaku perdagangan orang sekaligus menyelamatkan korban dari jerat eksploitasi.

“Kepri berada di urutan pertama nasional dalam pengungkapan kasus TPPO tahun ini. Ini capaian luar biasa yang menjadi contoh bagi jajaran kepolisian daerah lain dalam memberantas kejahatan perdagangan orang secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Brigjen Puji.

Prioritas Penyelamatan Korban TPPO Kepri

Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, yang juga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas TPPO Daerah Kepri, menegaskan bahwa penyelamatan korban selalu menjadi prioritas utama di setiap penindakan.

“Keberhasilan gugus tugas bukan hanya diukur dari banyaknya kasus yang diungkap, tetapi juga dari kemampuan mencegah lahirnya korban baru. Itu yang terus kami perjuangkan di Kepri,” ungkapnya.

Secara nasional, gugus tugas TPPO mencatat kinerja signifikan pada periode 22 Oktober–22 November 2024, dengan 397 kasus berhasil diungkap, 482 tersangka ditangkap, dan 904 korban diselamatkan. Dari seluruh daerah, Polda Kepri menempati posisi teratas, diikuti Polda Kalimantan Utara dan Polda Kalimantan Barat.

Keberhasilan ini menegaskan peran strategis Kepri sebagai daerah perbatasan yang rawan praktik perdagangan orang sekaligus sebagai contoh nyata komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat dari kejahatan lintas negara.

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Internasional

Iran akan Buka Selat Hormuz jika AS Penuhi Tujuh Syarat

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegraNews.com - Pemerintah Iran menyampaikan tujuh…

16 jam ago
  • Batam

Perkenalkan KEK Pariwsata Kesehatan di Singapura

BP Batam kenalkan KEK Pariwisata Kesehatan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat…

18 jam ago
  • Nasional

KM Virgo Transport 8 Terbalik, Ratusan Penumpang Belum Ditemukan

KM Virgo Tranpsort 8. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa…

21 jam ago
  • News Update

PWI Kepri Beri Anugerah Warta Marwah kepada Lima Tokoh

F.dok PWI Kepri TelegrapNews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau akan memberikan Anugerah…

2 hari ago
  • Batam

Rakernas Peradi: Tulisan PERADI dan LOGO nya Telah Resmi Terdaftar di Kemenkumham

Otto Hasibuan bersama sejumlah pengurus Peradi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Angin "segar dari dewan pimpinan…

2 hari ago
  • Batam

IIBN Next Gen Festival 2026, Wadah Generasi Muda Asah Talenta dan Taklukkan Masa Depan

IIBN saat menggelar IIBN Next Gen Festival 2026. F. Istimewa TelegrapNews.com – Institut Teknologi &…

2 hari ago