Hukum Kriminal

Polisi Ungkap Empat Kasus PMI Ilegal di Batam, Enam Pelaku Diamankan dan Sepuluh Calon Pekerja Diselamatkan

Telegrapnews.com, Batam – Polresta Barelang mengungkap empat kasus terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Batam, Kepulauan Riau, sepanjang Oktober hingga November 2024.

Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan enam orang pelaku dan menyelamatkan sepuluh calon PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal.

Kapolresta Barelang Kombes Heribertus Ompusunggu menyebutkan, keempat kasus tersebut diungkap melalui operasi yang dilakukan di dua pelabuhan internasional dan Bandara Hang Nadim Batam.

Kasus-kasus tersebut terungkap pada akhir Oktober, 5 November, dan 14 November 2024. Lokasi penangkapan di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Pelabuhan Internasional Harbour Bay, dan Bandara Hang Nadim Batam.

“Selama Oktober-November 2024, satreskrim dan polsek jajaran berhasil mengungkap empat kasus penempatan PMI non-prosedural dengan enam orang tersangka. Kami juga berhasil menyelamatkan sepuluh orang calon PMI,” kata Kombes Heribertus.

Heribertus menjelaskan, para korban PMI ilegal tersebut berasal dari berbagai daerah. Seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Lampung.

Mereka dijanjikan pekerjaan dengan gaji besar di luar negeri. Namun harus membayar biaya keberangkatan yang dipotong selama tujuh hingga sepuluh bulan kerja.

“Para calon PMI ilegal ini akan dipekerjakan di beberapa negara tujuan, seperti Malaysia, Kamboja, dan Singapura, dengan pekerjaan yang bervariasi, mulai dari asisten rumah tangga hingga pekerja kasar di perkebunan dan restoran,” tambahnya.

Polisi juga menemukan bahwa paspor yang digunakan oleh calon PMI ilegal ini baru dibuat di Batam. Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami apakah ada sindikat yang terlibat dalam pembuatan paspor tersebut.

“Paspor yang ditemukan masih bersih dan baru saja dibuat di Batam. Kami sedang mendalami lebih lanjut,” ujar Kombes Heribertus.

Selain itu, dalam waktu yang sama, polisi juga menggagalkan keberangkatan 14 calon PMI ilegal yang hendak berangkat ke Malaysia dan beberapa negara lainnya. Para calon PMI ini umumnya berangkat secara perorangan.

Para korban PMI ilegal yang diselamatkan kini telah diserahkan kepada BP3MI dan lembaga pemerhati TPPO. Mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

Keenam pelaku yang terlibat dalam jaringan PMI ilegal ini dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/ Para pelaku terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun serta denda sebesar Rp 15 miliar.

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

8 jam ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

18 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

18 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

2 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

2 hari ago