Headline

Polresta Barelang Bekuk Pria Marketing Judi Online di Batam, Raup Rp 30 Juta Per Bulan

Telegrapnews.com, Batam – Seorang pria berinisial AL (30), warga Pelita, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, ditangkap oleh Satreskrim Polresta Barelang atas keterlibatannya dalam jaringan judi online.

AL diketahui bekerja sebagai marketing situs judi dengan omzet mencapai Rp 30 juta per bulan.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan mendalam.

Baca juga: Kekalahan Telak dari Jepang: Ini Tiga Kelemahan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Satreskrim Polresta Barelang melakukan pengungkapan judi online dengan mengamankan seorang pria berinisial A di kawasan Lubuk Baja, Batam, pada Selasa (12/11),” ungkapnya pada Sabtu (16/11/2024).

Penyelidikan dengan Teknik Undercover

Kasus ini terungkap berkat informasi yang diterima polisi. Untuk membuktikan aktivitas ilegal tersebut, petugas melakukan penyelidikan secara undercover dengan terlibat langsung dalam situs judi online yang dipromosikan pelaku.

“Tim melakukan penyelidikan dengan bermain di situs judi online. Setelah ditemukan adanya praktik perjudian, tim melacak orang yang mempromosikan situs tersebut, yaitu gojekslot,” jelas Kombes Heribertus.

Setelah bukti cukup, AL berhasil diamankan di kawasan Lubuk Baja. Dari handphone pelaku, polisi menemukan bukti pesan WhatsApp berisi link situs judi yang dikirimkan kepada sejumlah orang.

Baca juga: Aksi Restorasi Bumi: Langkah Telkom Wujudkan Pilar Environmental dalam ESG

Modus Operandi dan Keuntungan Pelaku

AL mengakui perannya sebagai marketing situs judi online tersebut. Ia tergiur karena dijanjikan keuntungan 5 persen dari total kekalahan pemain.

“Keuntungan pelaku bisa mencapai Rp 30 juta per bulan dari kegiatan ini,” kata Kombes Heribertus.

Situs yang dipromosikan pelaku diketahui telah beroperasi selama satu tahun terakhir dengan dugaan server berada di Kamboja.

Polisi menyita sebuah handphone dan rekening bank milik pelaku sebagai barang bukti. Sementara itu, Satreskrim Polresta Barelang masih mendalami jaringan pelaku dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Ancaman Hukuman

AL kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda hingga Rp 10 miliar.

“Kami terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan lebih luas dalam kasus ini,” tutup Kombes Heribertus.

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Batam

Jalan Tanjakan dekat Hotel Vista Menuju Sekupang Kembali Dibuka

Jalan dekat hotel Vista sudah dilalui kendaraan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan Pengusahaan Batam…

2 jam ago
  • Batam

Sertifikasi Satpam di Kepri Diperluas, 120 Personel Ikuti Uji Gada Pratama

TelegrapNews.com — Sebanyak 120 personel satuan pengamanan (Satpam) dari berbagai wilayah di Kepulauan Riau mengikuti…

16 jam ago
  • Batam

Kumpul dan Serap Aspirasi Warga Bengkong Melalui Ngopi Bareng

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri bersama warga Bengkong. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepulauan Riau…

24 jam ago
  • Batam

Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

Jalan gajah mada dekat hotel Vista. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya…

1 hari ago
  • Kepri

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas dan Pengabdian Personel Polri

Upacara memperingati hari Sumpah Pemuda ke -98 di lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Rabu (28/10/2026). F.…

2 hari ago
  • Kepri

PWI Kepri dan ASPPI Perkuat Sinergi Pariwisata, Siap Kolaborasi Lewat 3TM hingga Ekspedisi Daik Lingga

Pengurus PWI Kepri foto bersama dengan DPD ASPPI. F. Istimewa TelegrapNews.com — Persatuan Wartawan Indonesia…

2 hari ago