Headline

Razia Gabungan di Kampung Aceh Batam: Tim Menemukan 30 Mesin Judi

Telegrapnews.com, Batam – Tim gabungan yang terdiri dari Polda Kepulauan Riau (Kepri), TNI, dan Satpol-PP menggelar razia besar di Kampung Aceh, Sei Beduk, Batam, pada Kamis (7/11/2024). Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan puluhan pengguna narkoba serta 30 mesin judi ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri, Kombes Dony Alexander, mengatakan bahwa penindakan terhadap lokasi penyimpanan mesin judi ini berawal dari laporan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti.

Penindakan ini juga sejalan dengan program Asta Cipta 100 hari Presiden Prabowo yang memfokuskan pada pemberantasan perjudian ilegal.

Baca juga: Operasi Gabungan di Kampung Aceh Batam: 88 Warga Positif Narkoba, Puluhan Bong Diamankan

“Kami dari Ditreskrimum bersama Ditresnarkoba dan rekan-rekan TNI. Berdasarkan informasi yang masuk ke kepolisian, kami menemukan lokasi perjudian di Kampung Aceh,” kata Kombes Dony.

Saat dilakukan penyisiran, petugas menemukan sekitar 30 mesin judi yang tersembunyi di dalam sebuah gudang. Mesin-mesin tersebut terdiri dari mesin jackpot dan mesin tembak ikan, yang diduga akan digunakan sebagai sarana perjudian ilegal.

“Kami amankan 30 unit mesin judi, beberapa di antaranya rusak. Mesin yang masih layak akan dibawa ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Dony.

Lebih lanjut, Dony menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait perizinan mesin judi yang ditemukan. Jika tidak ada izin yang sah, tindakan hukum akan segera diambil.

Baca juga: Polda Kepri dan FKPD Komit Ubah Kampung Aceh Batam Jadi Kawasan Bersih Narkoba

“Mesin-mesin tersebut adalah jenis jackpot dan tembak ikan, yang kami duga digunakan untuk perjudian ilegal. Kami akan cek perizinan di wilayah FTZ Batam, jika tidak ada izin, kami akan ambil tindakan,” lanjutnya.

Pihak kepolisian juga sedang menyelidiki siapa pemilik lokasi penyimpanan mesin perjudian tersebut dan akan memeriksa izin operasional mesin-mesin tersebut. Seluruh pemain dan pihak terkait masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Kami masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui pemilik dan pengguna mesin-mesin judi ini. Kerja sama dengan Pemkot Batam juga akan dilakukan untuk mengecek data izin yang dikeluarkan pemerintah,” jelas Dony.

Operasi ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas perjudian ilegal dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah Batam.

Share

Recent Posts

  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

12 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

18 jam ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago
  • Batam

Lubang Bekas Galian Pasir Ilegal Ditutup, Tim Lakukan Patroli Rutin

Lubang bekas tambang pasir ilegal dipulihkan BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan lingkungan di…

2 hari ago
  • Nasional

320 WNA Ditangkap Terkait Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Dititipkan ke Imigrasi

Polisi menangkap ratusan WNA terkait Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta. F dok antara TelegrapNews.com…

3 hari ago