Batam

Ribuan Buruh Siap Guncang Batam! 9 Tuntutan KRB, dari Hapus Outsourcing hingga Naikkan UMK 2026

Telegrapnews, Batam – Kota Batam diprediksi akan diguncang aksi besar-besaran pada Kamis, 28 Agustus 2025. Ribuan buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB)—terdiri dari SP LOMENIK SBSI, SP.TSK SPSI, FSPMI, Farkes, dan FPBI—siap turun ke jalan menyuarakan sembilan tuntutan penting.

Ketua KRB, Yapet Ramon, menyebut massa buruh akan berkumpul di Halte Panbil dengan atribut lengkap seperti mobil komando, sound system, bendera, banner, dan leaflet. Aksi akan digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kantor Gubernur Graha Kepri, hingga PT Djitoe Mesindo Tanjung Uncang.

“Ada ribuan buruh yang akan turun. Tuntutan kami jelas, ada sembilan poin penting yang harus dijawab pemerintah,” tegas Ramon, Senin (25/8/2025).

Sembilan Tuntutan Buruh Batam

  1. Hapus outsourcing & tolak upah murah.
  2. Stop PHK, bentuk Satgas PHK.
  3. Reformasi pajak perburuhan.
  4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibuslaw.
  5. Berantas korupsi dengan mengesahkan RUU Perampasan Aset.
  6. Revisi RUU Pemilu.
  7. Manajemen tandatangani & daftarkan PKB PT Djitoe Mesindo.
  8. Hapus UWTO <200 m² karena memberatkan masyarakat.
  9. Pembinaan K3 di Kota Batam.

Isu Kenaikan Upah Minimum 2026

Ramon juga menyinggung soal putusan Mahkamah Konstitusi No. 168, yang mewajibkan penetapan upah minimum berdasarkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.

Berdasarkan kajian Litbang Partai Buruh dan KSPI, buruh Batam menuntut kenaikan UMK 2026 sebesar 8,5%–10,5%, ditambah nilai sektoral sebesar 0,5%–5% tergantung jenis industri.

“Investasi Batam tumbuh pesat, tapi upah buruh stagnan. Ada yang keliru dalam kebijakan. Tahun 2025 ini saja, investasi Batam mencapai Rp33,72 triliun atau 56,2 persen dari target. Tapi UMSK belum terwujud,” sindir Ramon.

Buruh Ancam Aksi Lebih Besar

Menurut Ramon, buruh hanya menuntut keadilan dan kebijakan yang pro-rakyat. Ia menekankan bahwa pertumbuhan investasi harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan buruh.

“Investasi naik, tapi upah buruh tidak ikut naik. Kami harap pemerintah merespons tuntutan ini dengan serius,” pungkasnya.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Batam

Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua Ikut Berperan Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

Kapolda Kepri menandatangani fakta integritas komitmen bersama dengan para pengusaha besi tua untuk memutus rantai…

7 jam ago
  • Batam

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Apel penyerahan ditpam, aset dan Kawasan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar…

9 jam ago
  • Batam

Ribuan Warga Hinterland Demo di LSM LIRA Kepri, Desak Yusril Kota Minta Maaf Karena Dianggap Cemarkan Nama Baik Masyarakat Pulau Kasu

ribuan warga pulau kasu demo di depan kantor LIRA Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ribuan…

1 hari ago
  • News Update

Mahaju Langgeng Jaya Bagikan Ratusan Tong Sampah, Himbau Pedagang Jangan Bakar Sampah

pedagang bakar sampah. F. Istimewa TelegrapNews.com - PT Mahaju Langgeng Jaya membagikan ratusan tong sampah…

1 hari ago
  • News Update

Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

Ilustrasi logistik dan investasi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk…

2 hari ago
  • Nasional

Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo

Pemeriksaan kesehatan di pos. F. Istimewa TelegrapNewa.com – Tim Kesehatan Satgas Bantuan Operasi (Banops) Damai…

2 hari ago