Ekonomi

Rosan: Konflik dan Geopolitik Global Berdampak ke Investasi RI

Rosan Roeslani f. istimewa

TelegrapNews.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengakui arus investasi asing ke Indonesia ikut terdampak konflik dan dinamika geopolitik global. Menurutnya, jika sebuah negara terlalu sibuk mengurus masalah internal, sudah dipastikan dari sisi investasinya akan berkurang.

“Kalau ditanya apakah ada dampaknya? Ya pastinya ada lah, investasi. Karena contohnya kan negara-negara itu kalau disibukan dengan masalah internalnya, mungkin masalah investasinya akan berkurang,” kata Rosan saat ditemui di Kantornya, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (16/1).

Namun, ia menegaskan dampak tersebut tidak serta-merta menurunkan minat investor ke Indonesia. Selama ini, lanjut Rosan, penyebaran investasi di tanah air dinilai sudah semakin baik dan komitmen negara-negara mitra punt tetap tinggi.

“Tapi kita sudah melihat alternatif-alternatif itu kan penyebaran investasinya kita selama ini sudah sangat baik dan negara-negara yang masuk ke kita komitmennya juga masih terus tinggi,” lanjut Rosan.

Menurutnya, gejolak global merupakan faktor di luar kendali Indonesia. Ia mengakui bahwa konflik antarnegara sebagai risiko eksternal yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, Rosan menyebut di tengah kondisi itu, fokus pemerintah diarahkan pada aspek-aspek yang bisa dikendalikan, terutama pembenahan regulasi dan kebijakan di dalam negeri.

“Kita melihatnya ini kan ada masalah yang di luar Indonesia. Ini kan adalah masalah yang di luar kontrol kita ya. Tapi yang di dalam kontrol kita itu yang coba kita selalu perbaiki, kita selalu tingkatkan. Terutama dari segi regulasi dan juga kebijakan supaya menjadi environment friendly untuk investasi,” jelas Rosan.

Selain pembenahan kebijakan, komunikasi aktif dengan investor juga terus dilakukan. Rosan mengaku rutin berdialog langsung maupun daring dengan investor dan delegasi negara mitra.

Tak hanya itu, guna menggaet investor asing, Rosan mengatakan delegasi antara negara pun sering berkunjung ke Indonesia maupun ketika pemerintah melakukan kunjungan ke luar negeri. Langkah ini ditempuh untuk memahami kebutuhan investor dan memangkas ketidakpastian.

“Pada saat mereka investasi, mereka tahu kok risiko-risikonya apa saja yang harus diperhitungkan. Tapi yang mereka tidak suka apabila uncertainty atau ketidakpastiannya itu tinggi. Itu susah diukur oleh mereka dari segi mitigasi risikonya,” pungkasnya.(*)

sumber: jawapos.com

Share

Recent Posts

  • Batam

Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan, Polda Kepri Gelar Patroli Malam

TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau (Kepri) meningkatkan patroli malam dan razia balap liar di sejumlah…

9 jam ago
  • Batam

Orasi di IIBN Batam, Purnomo Yusgiantoro Tekankan Strategi Hadapi Ancaman Siber

Purnomo Yusgiantoro foto bersama dengan manajemen IIBN. F. Istimewa TelegrapNews.com– Penguatan kecerdasan buatan atau Artificial…

1 hari ago
  • Otomotif

Honda Genio Tampil Makin Retro, Hadir dengan Warna Baru Vibrant Blue dan Glossy Grey

TelegrapNews.com – PT Astra Honda Motor (AHM) menyegarkan tampilan New Honda Genio dengan menghadirkan pilihan…

1 hari ago
  • Batam

Nelayan 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Perairan Pulau Nipah Batam, Sempat Terlihat Melompat ke Laut

TelegrapNews.com – Seorang nelayan berinisial DN (22), asal Tanjungbalai, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia di…

1 hari ago
  • News Update

Empat Personel Polda Kepri yang Terlibat Narkoba akan Ditindak Tegas

Kapolda Kepri bersama dengan Kabid Humas Polda Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepulauan Riau…

1 hari ago
  • Ekonomi

Harris Hotel Batam Hadirkan Saturday Night Grill, Ini Harga dan Pilihan Menunya

TelegrapNews.com – Harris Hotel Batam Center memperluas penawaran bisnis kulinernya melalui program Saturday Night Grill…

2 hari ago