Hukum Kriminal

Sabu dalam Dubur, Selangkangan, hingga Alat Masak: Modus Gila Kurir Narkoba Dibongkar Bea Cukai Batam!

Telegrapnews.com, Batam – Dalam tempo hanya satu minggu, Bea Cukai Batam sukses membongkar empat penyelundupan sabu dengan modus ekstrem di dua lokasi vital: Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center dan Bandara Internasional Hang Nadim. Total barang bukti: 5.370 gram methamphetamine, cukup untuk merusak puluhan ribu nyawa.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menyebut penindakan dilakukan pada dua hari Minggu beruntun: 18 dan 25 Mei 2025. Yang mengejutkan, para pelaku menyembunyikan sabu di tempat-tempat tak terduga — dari dubur hingga alat pemanggang waffle.

Pada Minggu (18/5), petugas mencurigai seorang pria asal Stulang Laut, Malaysia, berinisial RR (23), yang baru turun dari kapal MV Dolphin Glory. Gerak-geriknya yang aneh menarik perhatian petugas, dan anjing pelacak K-9 langsung dikerahkan. Pemeriksaan medis mengungkap dua bungkusan sabu seberat 100 gram di dalam rongga tubuh belakangnya.

Pengembangan kasus mengarah ke dua pria lain, TO (28) dan RB (45), yang siap terbang ke Jakarta lewat Bandara Hang Nadim. Sabu ditemukan di dubur dan selangkangan TO, serta di tubuh RB, dengan total 150 gram.

Ketiganya mengaku berangkat ke Malaysia pada 16 Mei dan dijanjikan bayaran Rp8 juta untuk menyelundupkan sabu yang mereka terima dari WNA misterius. Ketiganya kini diamankan di Polresta Barelang.

Namun kejutan tak berhenti di situ.

Pada Minggu (25/5), seorang ibu rumah tangga berinisial DI (25) ditangkap di Bandara Hang Nadim usai mendarat dengan Batik Air OD-356 dari Kuala Lumpur. Petugas curiga dengan alat pemanggang waffle di koper DI. Baut di bagian bawah terlihat longgar, dan setelah dibongkar—muncul lima bungkus sabu seberat 5.120 gram. Modus baru pun terbongkar!

DI mengaku tergiur tawaran Rp70 juta dari teman lamanya bernama ZU untuk membawa barang haram itu ke Surabaya.

“Penindakan ini menyelamatkan lebih dari 27 ribu jiwa dari ancaman narkoba dan menghemat Rp42 miliar biaya rehabilitasi,” tegas Kepala Bidang P2 Bea Cukai Batam, Muhtadi. Para pelaku kini terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Zaky menyebut keberhasilan ini buah kolaborasi Bea Cukai, TNI, Polri, Kejaksaan, dan aparat lain dalam mendukung visi Asta Cita Presiden RI.

“Kepulauan Riau adalah jalur emas peredaran narkoba. Tapi kami tidak akan lengah!”

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

13 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

19 jam ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago
  • Batam

Lubang Bekas Galian Pasir Ilegal Ditutup, Tim Lakukan Patroli Rutin

Lubang bekas tambang pasir ilegal dipulihkan BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan lingkungan di…

2 hari ago
  • Nasional

320 WNA Ditangkap Terkait Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Dititipkan ke Imigrasi

Polisi menangkap ratusan WNA terkait Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta. F dok antara TelegrapNews.com…

3 hari ago