IT

Sakit Hati Dipecat, Mantan Karyawan Ini Hapus 180 Server Bekas Kantor! Kerugian Capai Rp11 Miliar!

Telegrapnews.com, Singapura – Singapura Heboh! Seorang mantan karyawan perusahaan teknologi, Kandula Nagaraju, nekat melakukan aksi balas dendam digital yang bikin geger dunia IT. Tak terima dipecat dari perusahaan NCS, Nagaraju justru kembali menyerang — bukan dengan senjata, tapi dengan skrip komputer berbahaya yang menghancurkan seluruh sistem server virtual!

Kerugiannya? Fantastis! Sebesar 917.832 dolar Singapura, atau setara Rp11,1 miliar lenyap akibat ulah pria yang kini dijuluki “mantan karyawan paling berbahaya” di dunia IT tersebut.

Nagaraju sebelumnya bekerja sebagai bagian dari tim Quality Assurance di perusahaan NCS sejak November 2021. Namun karena dianggap berkinerja buruk, kontraknya diputus dan hari kerjanya berakhir pada 16 November 2022. Sakit hati dan bingung karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan lain, Nagaraju kembali ke India — dan di situlah awal mula kehancuran NCS dimulai.

Modus Operandi

Menggunakan laptop pribadinya dan kredensial administrator yang masih aktif, ia berhasil mengakses sistem NCS secara ilegal sebanyak enam kali dari 6 hingga 17 Januari 2023. Setelah mendapat pekerjaan baru, ia kembali ke Singapura — dan lebih mengejutkan lagi, tinggal bersama mantan rekan satu timnya.

Melalui WiFi temannya, Nagaraju kembali masuk ke sistem NCS pada 23 Februari 2023. Di sana, ia menulis skrip penghapus server yang ia pelajari sendiri lewat pencarian Google! Setelah melakukan 13 kali akses ilegal sepanjang Maret 2023, ia menjalankan serangan pamungkas pada 18–19 Maret — menghapus total 180 server virtual milik NCS secara bertahap.

Akibatnya, seluruh sistem QA perusahaan kolaps. Tim internal NCS sempat mencoba pemulihan, namun gagal total. Kerusakan terkonfirmasi menyeluruh. Perusahaan pun mengalami kerugian besar dan akhirnya melapor ke polisi pada 11 April 2023.

Berdasarkan jejak IP dan bukti digital, Nagaraju pun ditangkap. Laptopnya disita dan ditemukan skrip yang digunakan untuk menghapus sistem. Ia kini divonis 2 tahun 8 bulan penjara oleh pengadilan Singapura atas dakwaan akses ilegal dan sabotase sistem komputer.

Kasus ini jadi peringatan keras bagi dunia teknologi: akses administrator bukan mainan! Dan ya, sakit hati bisa lebih bahaya daripada virus komputer!

Sumber: chanel news asia
Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Samarkan Narkoba ke Kemasan Makanan Kering, BNN Ungkap Jaringan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Ilustrasi berbagai jenis narkoba. F. Chatgpt TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri bersama…

15 jam ago
  • Hukum Kriminal

Diduga Simpan Narkoba Puluhan Kilogram, BNN Kepri Grebek Ruko di Batuampar

Terlihat mobil dinas milik BNN Kepri menunggu deoan ruko yang menjadi lokasi penggrebekan di Batuampar.…

17 jam ago
  • Nasional

Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia, Ini Dia Daerah dengan Kualitas Udara Paling Tidak Sehat di Dunia

Ilustrasi kualitas udara yang buruk di Jakarta. F. Istimewa TelerapNews.com - Situs pemantau kualitas Udara…

21 jam ago
  • Nasional

1.583 WNI Jalani Proses Hukum di Johor Bahru,107 Orang Terima Bantuan Kemanusiaan

Sejumlah WNI Binaan di penjara di Johor Bharu Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menjelang HUT…

22 jam ago
  • Batam

Penerima Alokasi Wajib Laporkan Progres Pembangunan Maksimal 31 Agustus 2026

BP Batam bakal menerbitkan Perka baru soal lahan tidur di Batam (ilustrasi) TelegrapNews.com - Badan…

23 jam ago
  • Ekonomi

Harga Emas Naik Hingga Rp15 Ribu per Gram

Ilustrasi Emas. F . Istimewa TelegrapNews.com - Harga emas Antam, yang dipantau dari laman Logam…

2 hari ago