Batam

Tak Pernah Terlambat Angkut Sampah, Pedagang Apresiasi Mahaju Langgeng Jaya

Petugas dari Mahaju Langgeng Jaya Angkat sampah komersil. F. Istimewa

TelegrapNews.com – Sejumlah pedagang yang sudah bermitra dengan PT Mahaju Langgeng Jaya mengapresiasi transporter sampah tersebut. Sampah kini tidak pernah menumpuk. Pengangkatan sampah selalu tepat waktu.

Irfan, seorang pedagang ayam penyet di Tiban mengakui bahwa pengangkutan sampah komersial dari hasil perdagangan mereka tidak pernah ada kendala. “Kita harus jujur. Ini sudah hampir dua bulan, tidak ada kendala terkait sampah kami. Tidak ada penumpukan sampah sehingga nyaman saja bagi para pelanggan kami,” katanya.

Menurut Irfan, pengangkutan sampah komersial memang upah angkatnya lebih mahal. Tapi bukan membebani. “Memang lebih mahal kalau dibandingkan sebelumnya. Tapi jujur sampah kami mau tiga bahkan sampai empat kali dalam seminggu. Jadi tak masalahlah,” katanya.

Demikian halnya disampaikan, Ratih pedagang lainnya di daerah Sekupang. Ia tegas mengatakan bahwa, upah angkut yang mereka bayarkan yakni Rp4 ribu tidaklah memberatkan.

“Hanya empat ribu tapi tidak pernah sampah menumpuk, tidak memberatkanlah. Kalau kami bagaimana sampah terangkut dan pembeli atau konsumen tidak terganggu,” tambahnya.

Terpisah, Jampang selaku penanggung jawab PT Mahaju Langgeng Jaya mengatakan, bahwa pihaknya melakukan pekerjaan atau pun pelayanan pengangkutan sampah dengan maksimal.

” Bagaimana sampah jangan sampai menumpuk. Pedagang dan pembeli tetap nyaman. Bahkan dalam seminggu itu terkadang mau sampai empat pengangkutan kita lakukan,” ujarnya.

Terkait uang sampah yang dibayarkan pedagang sejauh ini tidak ada komplain pedagang. “Jadi perlu kami tegaskan, bahwa pedagang itu tak ada komplain uang sampah. Kami tidak pernah memungut retribusi. Tetapi kami memungut upah kerja kami. Dan pedagangnya malah sangat senang dengan kinerja kami. Dan kami tulus mengerjakan ini,” katanya.

Selain itu, Jampang juga menegaskan bahwa perusahaannya tidak dan belum masuk kawasan pemukiman atau di dalam perumahan. Tetapi hanya di pertokoan, dan pedagang kaki lima.

“Itu pun ada beberapa pedagang yang tidak mau kami angkut sampahnya, kami tidak paksa. Itu hak dia. Dan menurut saya meski tak dibayar, kami berupaya tetap mengangkut sampahnya,” katanya.

Ia mencontohkan saat ini untuk pedagang kaki lima yang ada di pinggir jalan, ia hanya meminta pelaku usaha membayar Rp4ribu. Tetapi sudah terjamin kebersihan dan terbebas dari tumpukan sampah.

“Sekarang ini kami baru sekitar 100an tenant PK5 yang bekerjasama dengan kami. Kami tidak memaksa. Jadi kebanyakan belum Kerjasama dengan kami,” ujarnya.

Demikian dengan tarif sampah di pertokoan, rumah makan, restoran dan sebagainya. Tarifnya tidak besar perbedaanya dari yang sebelumnya. “Memang ada sedikit kenaikan, kami swasta. Tapi kami menjanjikan pelayanan dan pengangkutan sampah dengan maksimal. Dan kami tidak pernah memaksa pedagang harus kami yang angkut sampahnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Iqbal, membenarkan PT Mahaju Langgeng Jaya merupakan perusahaan transporter sampah yang memiliki izin resmi untuk mengangkut dan membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Punggur.

“Itu perusahaan swasta yang menyelenggarakan pengangkutan sampah. Mereka memiliki legalitas lengkap dan memang bermitra dengan DLH dalam konteks akses pembuangan ke TPA,” kata Iqbal.

Namun, ia menegaskan tarif yang dipungut perusahaan bukan bagian dari retribusi resmi pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 2 Tahun 2022 tentang retribusi pelayanan persampahan.

“Kalau pemerintah ada tarif berdasarkan perda. Tetapi kalau swasta, mereka menghitung sendiri biaya operasionalnya, seperti gaji pekerja, bahan bakar, dan perawatan armada,” ujarnya.(*)

Share

Recent Posts

  • Kepri

Sudah Berhubungan sejak 2014, Sekuntum Bunga di Hari Valentine dari Robby Kurniawan untuk Ayu Aulia

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com — “Valentine baru-baru ini…

3 jam ago
  • Kepri

Ayu Aulia Kunjungi Graha PWI Kepri Curhat Hubungannya dengan Bupati Bintan Roby Kurniawan

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. Dok TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Selebgram Ayu…

11 jam ago
  • Kepri

Huzrin Hood Soroti Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa yang akan Telan Anggaran Rp 101 Miliar

Huzrin Hood. f.wikipedia TelegrapNews.com – Tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Huzrin Hood, angkat suara…

1 hari ago
  • Batam

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Gedung mall pelayanan publik. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182…

1 hari ago
  • Batam

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 493,6 Juta

Rokok yang diamankan bea cukai. F. Istimewa TelegrapNews.com - Bea Cukai Batam kembali memperkuat pengawasan…

2 hari ago
  • Kepri

Polda Kepri Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga Peringatan Hari Jadi ke 24 Provinsi Kepri

Tabut bunga memperingati HUT Provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau melalui Irwasda…

2 hari ago