More

    Warga Eropa Diperingatkan untuk Segera Tinggalkan Iran

    Massa berdemonstrasi dan meneriakkan slogan anti Amerika dan Israel di Lapangan Enghelab, Teheran, Iran, 12 Januari 2026. ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.

    TelegrapNews.com – Sejumlah negara Eropa, termasuk Italia, Polandia, Jerman, dan Spanyol, pada Rabu (14/1/2026) mengimbau warganya untuk meninggalkan Iran karena kekhawatiran keamanan ketika aksi protes anti-pemerintah terus berlanjut di negara itu.

    Sekitar 600 warga Italia berada di Iran, sebagian besar di Teheran, kata Kementerian Luar Negeri Italia dalam pernyataannya.

    Disebutkan, Italia “dengan tegas mengimbau kembali warga Italia di Iran untuk meninggalkan negara itu.”

    BACA JUGA:  Venezuela Nyatakan Solid Mendukung Presidennya Nicholas Maduro Usai Penangkapan Kontroversial oleh Amerika Serikat

    Imbauan serupa disampaikan Kementerian Luar Negeri Polandia di platform X. Warga negara itu disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke Iran.

    Jerman juga memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Iran dan mendesak mereka yang sudah berada di sana untuk segera meninggalkan negara itu.

    “Ada risiko penangkapan sewenang-wenang,” kata Kedutaan Besar Jerman di Teheran dalam pernyataannya.

    BACA JUGA:  Konflik Thailand-Kamboja Meledak! F-16 Thailand Mengamuk di Perbatasan Kamboja, Serang Situs Warisan Dunia UNESCO!

    Kementerian Luar Negeri Spanyol menyatakan situasi di Iran dan kawasan sekitarnya sangat tidak stabil. Warga Spanyol yang berada di Iran diminta meninggalkan negara itu melalui sarana yang tersedia.

    Iran telah diguncang gelombang protes sejak 28 Desember akibat anjloknya nilai tukar mata uang rial dan memburuknya kondisi ekonomi. Demonstrasi kemudian meluas ke sejumlah kota lain.(*)

    BACA JUGA:  Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap di Manila atas Surat Perintah ICC

    sumber: Antara

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini