Headline

140 KK Warga Teluk Bakau, Batam, Tertindas; Mahasiswa Katolik Bertindak

Telegrapnews.com, Batam – Kelompok masyarakat Teluk Bakau, Kecamatan Nongsa dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Batam menggelar aksi demonstrasi di tiga lokasi. Mereka menuntut keadilan atas nasib 140 Kepala Keluarga yang terdampak pengalokasian lahan.

Ketua Komisariat PMKRI Kota Batam Simeon Senang kepada telegrapnews.com Senin (28/10/2024) sore mengatakan pihaknya menggelar aksi akibat adanya perlakuan tidak adil dan tindakan sewenang-wenang yang dialami 140 Kepala Keluarga di Teluk Bakau Kecamatan Nongsa.

Masyarakat Teluk Bakau dan PMKRI Batam mengadukan nasib masyarakat yang teraniaya di Teluk Bakau (ist)

“Kami menerima aduan dari 140 KK di Teluk Bakau, Kecamatan Nongsa yang mengalami ketidakadilan atas pengalokasian lahan dari BP Batam kepada perusahan PT CBP yang berlokasi di Harbourbay. Atas pengaduan tersebut kita menggelar aksi agar pemerintah dan perusahan mendengarkan jeritan hati masyarakat yang tertindas ini,” kata Simeon.

Selain ke kantor perusahan, pengunjuk rasa juga menggelar aksi di kantor Kodim 0136/ Batam. Hal ini dilakukan karena adanya oknum TNI aktif inisial Tjg yang diduga menjadi beking kegiatan perushaaan tersebut.

“Benar, kita gelar aksi di Kodim Batam, karena dari pengaduan masyarakat kita dapat keterangan adanya oknum TNI aktif yang menjadi beking perusahaan,” ujar Simeon menjelaskan.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak mendapatkan respon positif dari beberapa oknum yang dengan sengaja memamerkan senjata api kepada para pendemo, sehingga para demonstran merasa terintimidasi.

“Negara kita adalah negara demokrasi. Kegiatan demontrasi adalah hal yang dibenarkan, namun sayangnya Kodim Batam tidak memberikan respon yang positif dari aksi yang kami lakukan, maka dari itu PMKRI Batam akan melaporkan tindakan tidak positif dari Kodim Batam ke PMKRI Pusat untuk selanjutnya dilaporkan ke Panglima TNI dan Markas Besar Angaktan Darat (Mabesad),” terangnya.

Tidak berhenti sampai di situ, demonstrasi juga dilakukan di gedung DPRD Kota Batam. Dengan sikap tegas PMKRI Batam minta DPRD Batam khususnya Komisi I segera mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan semua pihak yang terkait dalam peristiwa ini.

“Kami minta DPRD Batam khususnya Komisi I segera menggelar RDP dengan semua pihak yang terkait dalam permasalahan ini. Tujuan kami jelas masyarakat terdampak harus mendapatkan keadilan,” tegas Simeon.

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • Batam

Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua Ikut Berperan Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

Kapolda Kepri menandatangani fakta integritas komitmen bersama dengan para pengusaha besi tua untuk memutus rantai…

6 jam ago
  • Batam

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Apel penyerahan ditpam, aset dan Kawasan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar…

8 jam ago
  • Batam

Ribuan Warga Hinterland Demo di LSM LIRA Kepri, Desak Yusril Kota Minta Maaf Karena Dianggap Cemarkan Nama Baik Masyarakat Pulau Kasu

ribuan warga pulau kasu demo di depan kantor LIRA Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ribuan…

1 hari ago
  • News Update

Mahaju Langgeng Jaya Bagikan Ratusan Tong Sampah, Himbau Pedagang Jangan Bakar Sampah

pedagang bakar sampah. F. Istimewa TelegrapNews.com - PT Mahaju Langgeng Jaya membagikan ratusan tong sampah…

1 hari ago
  • News Update

Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

Ilustrasi logistik dan investasi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk…

2 hari ago
  • Nasional

Tim Kesehatan Operasi Damai Cartenz 2026 Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel di Pos-Pos Yahukimo

Pemeriksaan kesehatan di pos. F. Istimewa TelegrapNewa.com – Tim Kesehatan Satgas Bantuan Operasi (Banops) Damai…

2 hari ago