Hukum Kriminal

4 WNI Tersangka Sabu 2 Ton Nangis & Ngaku Dijebak, Tapi Kepala BNN: “Biarkan Saja Mereka!”

Telegrapnews.com, Batam – Momen dramatis terjadi saat empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi tersangka kasus sabu seberat 2 ton menangis histeris di hadapan awak media dalam acara pemusnahan barang bukti di Alun-alun Engku Putri, Kota Batam, Kamis (12/6/2025).

Dalam pengakuannya yang mengejutkan, salah satu tersangka dengan tegas menyatakan bahwa mereka “dijebak” dalam kasus besar ini. “Kami dijebak, kami dijebak,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Menurut tersangka, mereka diperalat oleh seorang DPO BNN dan kepolisian Thailand bernama Chancai, yang dikenal dengan berbagai alias seperti Captain Tui, Mr. Tan, dan Jacky Tan—yang juga disebut sebagai “pemilik kapal.”

Namun, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Marthinus Hukom, menanggapi pengakuan tersebut dengan santai dan bahkan cenderung meledek. “Ya biarkan saja mereka.”

Marthinus menjelaskan, jika para tersangka benar-benar tidak terlibat, mereka tentu akan menaiki kapal MT Sea Dragon Tarawa melalui pelabuhan resmi. Namun faktanya, keempat tersangka justru berangkat dari pelabuhan tidak resmi dan terlibat penjemputan sabu di tengah laut.

“Kalau dipikir sehat, siapa yang mau menjemput barang haram di tengah laut kalau tidak terlibat?” tegasnya.

Pengungkapan sabu 2 ton ini sendiri terjadi pada 22 Mei 2024 di perairan Karimun, Kepri. Operasi gabungan BNN, Bea Cukai, TNI AL, dan Polri berhasil menyita 67 kardus berisi 2.000 bungkus sabu yang diangkut kapal Sea Dragon Tarawa.

Selain empat WNI, dalam penggerebekan itu juga diamankan dua warga negara asing asal Thailand.

Dari jumlah sabu yang disita, BNN memperkirakan 8 juta jiwa bisa diselamatkan dari bahaya narkoba. Asumsinya, satu gram sabu bisa mempengaruhi empat orang.

Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa perang melawan narkoba di Kepri terus berlangsung sengit. Pihak berwenang tak main-main dalam menindak para pelaku, meski ada klaim “jebakan.”

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

10 jam ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

19 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

20 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

2 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

2 hari ago